Lima Hari Menghilang, Nenek Sebatang Kara di Tulungagung Ditemukan Tewas di Kubangan Semak
Penemuan jasad lansia di Ngunut, Tulungagung menggegerkan warga. Korban ditemukan membusuk di sungai eks pabrik setelah hilang 5 hari. Simak kronologinya.
Tulungagung, (afederasi.com) - Warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung digemparkan dengan penemuan jasad seorang lansia di aliran sungai eks Pabrik Kunir pada Senin (11/5/2026). Korban yang diketahui bernama Salmi (85) ditemukan dalam kondisi membusuk setelah sempat dilaporkan hilang selama lima hari.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pencari rumput sekitar pukul 08.00 WIB. Saksi mata awalnya mencurigai bau menyengat yang bersumber dari dasar sungai yang sudah tidak berfungsi tersebut. Setelah didekati, saksi mendapati sesosok mayat dengan pakaian yang masih melekat utuh.
Kapolsek Ngunut, Kompol Tri Nuartiko, mengonfirmasi bahwa identitas mayat tersebut adalah warga setempat yang dicari pihak keluarga sejak Rabu (5/5/2026) lalu. Petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Bau menyengat tersebut ternyata berasal dari jasad korban yang berada di dalam sungai," ujar Kompol Tri Nuartiko saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Proses evakuasi yang dilakukan Tim Inafis Polres Tulungagung bersama tenaga medis sempat berjalan dramatis. Kondisi sungai yang cukup dalam serta rimbunnya semak belukar yang menutupi area tersebut menjadi kendala utama petugas di lapangan. Usai berhasil diangkat, jenazah korban langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Jenazah kami bawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan dan pemulasaran lebih lanjut," lanjutnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur penganiayaan pada tubuh korban. Polisi menduga lansia yang hidup sebatang kara tersebut terjatuh ke sungai akibat kondisi kesehatan yang menurun atau demensia.
"Diduga korban mengalami demensia. Di lokasi kami juga menemukan bantal yang kemungkinan dibawa oleh korban saat pergi," jelas Tri.
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa selama ini korban tinggal sendiri karena tidak memiliki keturunan. Meski keluarga telah berupaya melakukan pencarian ke berbagai sudut desa sejak lima hari lalu, keberadaan korban baru terungkap setelah adanya laporan dari warga yang sedang beraktivitas di sekitar eks pabrik tersebut.
"Keluarga sudah berusaha mencari sejak lima hari lalu, namun baru ditemukan hari ini dalam kondisi meninggal dunia," tutupnya.(riz/dn)
What's Your Reaction?

