Kunjungan Resi Agung dari Bali ke Rumah Kelahiran Bung Karno Jombang

26 Jun 2025 - 20:48
Kunjungan Resi Agung dari Bali ke Rumah Kelahiran Bung Karno Jombang
Resi Agung Ida Pandhita Agung Putranata Siliwangi Manuaba, Sekretaris Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), melakukan kunjungan ke rumah kelahiran Ir. Soekarno di Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang, Jawa Timur,Kamis (26/06/2025).( Foto : Santoso/ Afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) - Resi Agung Ida Pandhita Agung Putranata Siliwangi Manuaba, Sekretaris Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), melakukan kunjungan ke rumah kelahiran Ir. Soekarno, yang lebih dikenal sebagai Bung Karno, di Gang Buntu, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada Kamis (26/06/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Resi Agung menyampaikan keyakinannya bahwa Bung Karno lahir di Ploso, Jombang. Keyakinan ini juga didukung oleh Binhad Nurrohmat, inisiator Titik Nol Soekarno, yang hadir dalam acara tersebut. "Beliau menyampaikan keyakinannya Bung Karno lahir di Ploso Jombang," ungkap Binhad.

Binhad juga memberikan penjelasan mengenai sejarah Bung Karno yang lahir pada tanggal 6 Juni 1902. "Kami menyampaikan sejumlah data, termasuk data tertulis, tutur, dan foto. Setelah kami sampaikan, beliau semakin yakin," tambahnya.

R.M Kuswartono, Pembina Situs Persada Soekarno Wates Kediri, mengapresiasi kunjungan Resi Agung. Menurutnya, keyakinan Resi Agung tentang kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang semakin memperkuat dukungan dari berbagai pihak mengenai sejarah tersebut.

 "Kami berharap masyarakat semakin percaya akan kebenaran sejarah bahwa Bung Karno lahir di Ploso Jombang pada tanggal 6 Juni 1902," ungkap Kuswartono.

Kuswartono juga menambahkan bahwa Resi Agung berharap Pemerintah Kabupaten Jombang segera menetapkan situs kelahiran Bung Karno sebagai cagar budaya. "Kami mendengar bahwa tahun depan akan ada deklarasi kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang pada tanggal 6 Juni 1902, yang akan dilakukan di Bali," pungkasnya.

Perlu diketahui, Bung Karno memiliki darah Bali dari ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, sementara ayahnya, Raden Soekeni Sosrodihardjo, pernah bekerja sebagai guru di Singaraja, Bali, sebelum pindah tugas ke berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Ploso, Sidoarjo, Mojokerto, dan Blitar.

Dengan kunjungan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah kelahiran Bung Karno semakin meningkat, serta dukungan untuk melestarikan situs bersejarah ini.(*).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow