Keren Paguyupan Ibu Pemasyarakatan PIPAS Banyuwangi Sabet Juara 1 Lomba Tari
Banyuwangi, (afederasi.com) – Ketrampilan dan bakat yang ditunjukan oleh Paguyupan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Lapas Kelas IIA Kabupaten Banyuwangi, dalam menampilkan tari Tanduk Majeng, berhasil meraih juara 1 dalam lomba tari yang diselenggarakan PIPAS Kementrian Hukum dan HAM Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur.
Penampilan memukau para srikandi keluarga Lapas Kelas IIA Banyuwangi, saat menyuguhkan tarian Tanduk Majeng yang berasal dari daerah Madura, berhasil menghipnotis semua yang hadir dalam kegiatan pertemuan rutin PIPAS Jatim, di NK Cafe, Malang.
Unjuk kebolehan dalam menarikan kesenian yang cukup terkenal dari Madura, para penari yang terdiri dari gabungan antara pegawai dan istri pegawai Lapas Banyuwangi, terlihat sangat piawai, gerak tubuh yang seirama dengan musik, busana yang anggung, seperti penari profesioanal membuat juri terpana dan keluar sebagai yang terbaik dalam lomba tari Tanduk Majeng.
“Ini sebuah prestasi yang mebanggakan bagi kami Lapas Banyuwangi,” kata Kepala Lapas Kelas IIA, Agus Wahono, Senin (11/12/2023).
Agus menjelaskan, pihkanya sangat mengapresiasi terhadap capaian yang ditorehkan oleh ibu-ibu tersebut. Menurutnya, dengan latihan yang serius selama beberapa minggu terakhir mampu mematangkan gerakan tari yang dibawakan oleh PIPAS Lapas Banyuwangi.
“Perjuangan ibu-ibu ini patut diapresiasi, dengan latihan yang digelar hampir setiap hari dalam beberapa minggu terakhir dapat membuahkan hasil yang sangat membanggakan,” ujar Alumni Poltekip Angkatan 27, Agus Wahono.
Sementara itu, Ketua PIPAS Kanwil Jatim, Herlina Asep Sutandar, menyampaikan bahwa kegiatan lomba tari Tanduk Majeng merupakan salah satu upaya dalam melestarikan budaya nasional dan juga upaya menjalin keakraban, silaturahmi kepada seluruh anggota.
“Tari Tanduk Majeng yg berasal dari Madura ini memiliki keselarasan dengan tema Hari Ibu dan tugas sebagai pendamping setia suami, yaitu menggambarkan para wanita untuk menghibur suaminya yg sudah berjuang keras dalam bekerja," jelasnya.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh PIPAS tersebut mendapat dukungan dari Kepala Kanwil Jatim, Heny Yuwono. Pelaksanaan pertemuan paguyupan ibu-ibu pemasyarakatan sangat sukses, pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyelanggarakan kegiatan luar biasa.
“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya seromonial belaka, karenanya mari kita tingkatkan rasa kepedulian, empati, dan kebersamaan, sehingga kita dapat memberikan pengaruh positif bagi lingkungan di sekitar kita,” pungkasnya. (ron)
What's Your Reaction?



