Kecewa Hasil Klasemen Akhir, Manajemen Persela Lamongan Pastikan Perombakan Besar Musim Depan

Meski sempat terseok di awal musim dan menghadapi tantangan finansial akibat sanksi, Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, memastikan kondisi internal Laskar Joko Tingkir kini telah stabil dan bahkan surplus. Fokus utama saat ini Perbaikan infrastruktur stadion dan perombakan komposisi pemain demi target promosi.

07 May 2026 - 17:37
Kecewa Hasil Klasemen Akhir, Manajemen Persela Lamongan Pastikan Perombakan Besar Musim Depan
Direktur Bisnis Persela Lamongan Pradita Aditya (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Manajemen Persela Lamongan mulai bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh usai mengakhiri musim kompetisi Liga 2 Championship dengan peringkat enam klasemen akhir dengan torehan 41 poin. Rasa kecewa terhadap posisi tim di klasemen akhir menjadi pemicu utama manajemen untuk melakukan pembenahan besar-besaran pada skuad Laskar Joko Tingkir. Kamis, (7/5/2026).

Direktur Bisnis Persela Lamongan, Pradita Aditya, tidak menampik adanya rasa kecewa di internal manajemen terkait pencapaian tim. Menurutnya, hasil tersebut kini menjadi bahan evaluasi agar tim tampil jauh lebih kuat di musim depan.

"Pastinya untuk kita sampai dengan peringkat kami ini, kita merasa kecewa. Tetapi, ya kita evaluasi, kita banyak berbenah untuk musim depan. Kita ingin jauh lebih baik daripada tahun ini," ujar Aditya usai laga Anniverasy Game di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (6/5/2026).

Ia menambahkan bahwa manajemen akan sangat selektif dalam menyusun komposisi pemain agar tim tampil lebih kompetitif. Hal ini dilakukan demi memastikan target prestasi dapat tercapai pada periode selanjutnya.

"Dari sisi komposisi pemain, kita juga akan memilih yang terbaik supaya bisa lebih baik untuk ke depannya," tegasnya.

Selain urusan teknis, Aditya menekankan pentingnya standarisasi infrastruktur stadion sebagai bagian dari evaluasi total. Pihaknya berencana memperbaiki sarana fisik, termasuk akses masuk penonton untuk menjamin keamanan dan kenyamanan suporter.

"Mengenai standarisasi keamanannya juga masih harus dievaluasi. Kita akan benahi, kita akan bikin gerbang lebih bagus, lebih kuat, dan secara standarisasi keamanan juga lebih oke," jelasnya.

Pradita mengklaim bahwa meski sempat terkendala masalah finansial akibat sanksi, kondisi kas klub saat ini sudah dalam posisi surplus berkat dukungan sponsor. Ia berharap sinergi dengan suporter tetap terjaga demi masa depan klub.

"Untuk ke depan, kami berharap ada dukungan dari Curva Boys, dari LA Mania, kemudian dari warga Lamongan untuk bisa mendukung kami dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan Persela," pungkasnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow