Kasus Covid-19 Meningkat di Asia Tenggara

Kasus positif Covid-19 terus meningkat di beberapa negara Asia Tenggara, mencakup Singapura, Malaysia, dan Filipina.

06 Dec 2023 - 11:13
Kasus Covid-19 Meningkat di Asia Tenggara
Ilustrasi penyebaran Covid-19

Jakarta, (afederasi.com) - Kasus positif Covid-19 terus meningkat di beberapa negara Asia Tenggara, mencakup Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Kementerian Kesehatan Indonesia juga mencatat peningkatan serupa di hampir semua provinsi, menyoroti kekhawatiran akan gelombang baru infeksi virus tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengungkapkan bahwa varian baru, seperti EG.5 dan EG.2, telah memasuki Indonesia sejak Agustus lalu.

Varian ini, yang belakangan dominan memicu peningkatan kasus Covid-19, juga mendominasi situasi di Singapura, dengan peningkatan kasus mencapai 267 kasus per minggu.

"Ada peningkatan kasus, dari yang biasanya 10-20 kasus per minggu, pekan kemarin ada peningkatan sampai 267 kasus per minggu." jelas Siti seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. Situasi ini menciptakan tantangan kesehatan di hampir semua provinsi di Indonesia.

Perlindungan Ganda Diperlukan untuk Menanggulangi Peningkatan Kasus

Merespons lonjakan kasus Covid-19, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan perlunya perlindungan ganda bagi masyarakat. "Kami juga melihat ada kenaikan kasus, cuma memang bagusnya kami masih ada vaksinasi. Kalau divaksin, kita seharusnya bisa bagus." ungkapnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Langkah-langkah pencegahan seperti vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan menjadi fokus utama untuk menekan penyebaran virus dan melindungi masyarakat dari dampak serius Covid-19.

Presiden Filipina Terpapar, Peningkatan Kasus di Malaysia

Peningkatan kasus Covid-19 tidak hanya dirasakan di Indonesia dan Singapura, tetapi juga di Filipina dan Malaysia. Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., dikonfirmasi terpapar dan akan menjalani isolasi mandiri selama lima hari. Meskipun kesehatannya tidak memburuk, kejadian ini menyoroti betapa luasnya penyebaran virus tersebut.

Di Malaysia, kasus Covid-19 melonjak 57,3% dalam satu pekan terakhir, mencapai 3.636 kasus baru. Meskipun Mayoritas orang yang terpapar menunjukkan gejala ringan, otoritas kesehatan Malaysia tetap waspada dan melaporkan adanya delapan klaster aktif Covid-19, dengan sebagian besar berasal dari sektor pendidikan.

Lonjakan Dua Kali Lipat di Singapura, Otoritas Berikan Rekomendasi Vaksinasi

Singapura mencatat lonjakan kasus positif Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara. Data otoritas kesehatan Singapura menunjukkan peningkatan jumlah infeksi dari 10.726 kasus menjadi 22.094 kasus dalam seminggu. Sekitar 70% kasus dipicu oleh varian EG.5 dan subrangkaiannya HK.3.

Meskipun jumlah kasus berlipat ganda, otoritas Singapura memberikan asuransi bahwa jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit, termasuk yang di ruang intensif (ICU), tidak melonjak. Kementerian Kesehatan Singapura menduga peningkatan ini terkait dengan musim liburan akhir tahun dan penurunan imunitas masyarakat.

Seiring dengan anjuran Kementerian Kesehatan Indonesia, otoritas Singapura mendorong masyarakat untuk terus mengikuti program vaksinasi. Dosis tambahan direkomendasikan, terutama untuk kelompok rentan seperti orang berusia 60 tahun ke atas dan mereka yang tinggal di panti jompo. (mg-1/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow