Jelang Ramadhan, Ratusan Santri Ponpes Walisongo Situbondo Mudik Lebih Awal ke Madura
Situbondo, (afederasi.com) – Menjelang bulan suci Ramadhan, ratusan santri asal Kepulauan Madura yang menimba ilmu di Pondok Pesantren Walisongo, Situbondo, memilih mudik lebih awal. Sebanyak 250 santri ini berangkat menuju kampung halaman mereka di Pulau Sapudi, Madura, menggunakan Kapal Motor Penumpang dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo.
Mudik lebih awal ini merupakan tradisi tahunan bagi para santri untuk menyambut Ramadhan dan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. Meskipun pulang lebih awal, para santri tetap menjalankan tugas mereka dalam mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama di pesantren.
"Walaupun libur, kami tetap menghafal Al-Qur’an. Kebetulan rumah saya dekat masjid, jadi saya juga mengajar anak-anak mengaji. Ilmu yang sudah didapat di pondok tetap diamalkan di rumah," ujar Divia Selvina, salah satu santri, Senin (25/2/2025).
Sementara itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Timur, Abdul Hamid, menyatakan bahwa keberangkatan santri memang telah diprioritaskan dalam penyebrangan lintas pulau Madura.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak daerah dan provinsi untuk mengatur jadwal kapal khusus bagi santri. Sebelumnya, Ponpes Sukorejo juga telah diberangkatkan, dan kali ini giliran Ponpes Walisongo," jelas Abdul.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran, pihak Pelabuhan Jangkar telah mengajukan kapal bantuan mudik gratis untuk melayani rute ke Kepulauan Madura, termasuk Pulau Raas, Sapudi, dan Kangean.
"Situbondo menjadi pusat penyebrangan utama ke kepulauan Madura. Untuk itu, kami sudah menyiapkan kapal tambahan agar perjalanan para pemudik lebih nyaman dan lancar," pungkasnya.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan perjalanan para santri dan masyarakat Situbondo yang ingin kembali ke kampung halaman dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman.(vya/dn)
What's Your Reaction?



