Jejak Sejarah: Kunjungan Bung Karno ke Ploso,Jombang

07 Jul 2025 - 19:56
Jejak Sejarah: Kunjungan Bung Karno ke Ploso,Jombang
Mbah Ja'imah, saksi mata kunjungan Presiden Soekarno ke Ploso Jombang pada tahun 1952.( Foto : istimewa).

Jombang, (afederasi.com) - Jejak sang Proklamator, Ir. Soekarno atau yang akrab disapa Bung Karno, ternyata pernah menginjakkan kakinya di Ploso, Jombang. Kunjungan bersejarah ini terjadi pada tahun 1952 dan menjadi momen penting dalam sejarah perjuangan Indonesia. 

Salah satu saksi mata yang masih hidup hingga kini adalah Mbah Ja'imah, seorang perempuan tua yang tinggal di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Menurut penelusuran sejarah yang dilakukan oleh Moch. Faisol, seorang peneliti sejarah di Jombang, kunjungan Bung Karno ke Jombang pada tahun 1952 merupakan bagian dari rangkaian perjalanan beliau untuk menggalang dukungan dalam merebut Irian Barat dari tangan Belanda.

"Foto kunjungan Bung Karno ke Ploso sudah kita temukan. Dalam foto itu, Bung Karno disambut lautan manusia di Ploso," ungkap Moch. Faisol saat ditemui pada Senin (07/07/2025).

Moch. Faisol juga menambahkan bahwa foto tersebut ditemukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Sejumlah warga Ploso masih mengingat peristiwa bersejarah ini. Bahkan, saat itu Bung Karno sempat mencari sosok Mbok Suwi, seorang wanita yang pernah mengasuhnya di Ploso.

"Bung Karno waktu itu mencari Mbok Suwi," kata Abdul Hamid (68), cucu angkat Mbok Suwi, pada Selasa (24/06/2025) lalu.

Abdul Hamid menjelaskan bahwa Nyai Suwi telah mengasuh Bung Karno sejak ia berusia 6 hari. Keluarga ayah Bung Karno, Raden Soekeni Sosrodihardjo, meminta bantuan Nyai Suwi untuk merawat Bung Karno karena istrinya, Ida Ayu Nyoman Rai, sedang mengandung tua.

"Tapi waktu Nyai Suwi masih ada kerepotan, sehingga baru bisa ketika Bung Karno usia 6 hari," tambah Abdul Hamid.

Memori tentang Ploso dan Mbok Suwi masih terukir dalam ingatan Bung Karno saat berkunjung ke Ploso pada tahun 1952. Mbah Ja'imah, yang saat itu masih muda, berada di dekat posisi Mbok Suwi di sebuah warung di depan Mapolsek Ploso saat itu. "Nyai Suwi di dalam warung, saya berada di luar warung," ungkap Mbah Ja'imah.

Saat mobil yang ditumpangi Bung Karno melintas, Mbah Ja'imah mengingat betul momen tersebut. "Lho lha iko maeng opo wonge (lho itu tadi orangnya)," tuturnya. Ia juga mendengar bahwa Mbok Suwi pernah mengasuh Bung Karno. "Terose alitane nate diramut Nyai Suwi," tambahnya.

Makam Mbok Suwi kini terletak di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, dan telah ditemukan oleh Situs Persada Soekarno serta Titik Nol Soekarno pada tahun 2024. Makam tersebut kini telah dipasang penanda nama dan kijingan.

Berdasarkan penelusuran para pegiat sejarah di Jombang, terungkap bahwa Bung Karno lahir di Ploso, Jombang pada tanggal 6 Juni 1902. Hal ini diperkuat dengan dokumen tertulis yang menunjukkan bahwa Raden Soekeni Sosrodihardjo mulai berdinas sebagai mantri guru di Sekolah Ongko Loro di Ploso sejak 28 Desember 1901. Penugasan Raden Soekeni di Ploso berakhir pada November 1907, seiring dengan kepindahan tugasnya ke Sidoarjo.

Dokumen tulisan tangan Raden Soekeni juga mencatat bahwa Bung Karno lahir pada tanggal 6 Juni 1902. Selain itu, terdapat dokumen pendaftaran Bung Karno semasa sekolah di THS/ITB yang mencantumkan tanggal lahirnya.

Kunjungan Bung Karno ke Ploso bukan hanya sekadar perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah yang tak terlupakan bagi masyarakat Jombang.  (san) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow