Hasyim Asy'ari Ingatkan Partai Politik untuk Memadukan Visi dan Misi dengan RPJPN
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, memberikan peringatan kepada partai politik terkait kebutuhan untuk menyusun visi dan misi yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).
Jakarta, (afederasi.com) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, memberikan peringatan kepada partai politik terkait kebutuhan untuk menyusun visi dan misi yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Peringatan ini disampaikannya pada acara Sosialisasi RPJPN 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Teknokratik 2025-2029 kepada Partai Politik. Acara tersebut diselenggarakan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Hasyim Asy'ari menekankan pentingnya sosialisasi ini terutama untuk partai politik yang memiliki peran strategis dalam demokrasi.
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, menjelaskan pentingnya sosialisasi RPJPN kepada partai politik yang dianggap memiliki peran strategis dalam demokrasi. Menurutnya, partai politik memiliki kedudukan yang strategis dalam politik demokrasi Indonesia, terutama dalam hal pengisian jabatan-jabatan kenegaraan melalui pemilihan. Hasyim Asy'ari menegaskan hal ini dalam acara Sosialisasi RPJPN 2025-2045 dan RPJMN Teknokratik 2025-2029 yang diadakan bersama Bappenas.
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, menilai partai politik juga memiliki peran penting dalam mempersiapkan visi, misi, dan rencana program kerja bagi calon anggota legislatif (caleg) serta pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Dalam pandangannya, calon-calon tersebut harus memastikan bahwa visi, misi, dan program kerja yang mereka umumkan sejalan dengan visi, misi, dan program kerja partai politik sebagai peserta pemilu. Hasyim Asy'ari menyampaikan pandangannya ini dalam acara Sosialisasi RPJPN 2025-2045 dan RPJMN Teknokratik 2025-2029 yang diadakan di Jakarta Pusat.
Menurut Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, visi, misi, dan rencana kerja yang sesuai dengan RPJPN perlu dijadikan pegangan dan ideologi bagi partai politik. Dalam pandangannya, visi, misi, dan program kerja ini harus sejalan dengan rencana pembangunan jangka panjang nasional sebagai landasan bagi partai politik yang mengusungnya. Hasyim Asy'ari mengemukakan pandangannya ini dalam acara Sosialisasi RPJPN 2025-2045 dan RPJMN Teknokratik 2025-2029 yang diselenggarakan di Jakarta Pusat. (mg-3/jae)
What's Your Reaction?



