Hamas di Jalur Gaza: Asal Senjata dan Dukungan Internasional dalam Perang dengan Israel

Serangan Israel ke Jalur Gaza telah berlangsung lebih dari sebulan, namun perlawanan terus dilakukan oleh pejuang Palestina, khususnya Hamas.

17 Nov 2023 - 11:16
Hamas di Jalur Gaza: Asal Senjata dan Dukungan Internasional dalam Perang dengan Israel
Bang Onim, aktivis kemanusiaan di Gaza [Bang Onim via Twitter]

Gaza, (afederasi.com) - Serangan Israel ke Jalur Gaza telah berlangsung lebih dari sebulan, namun perlawanan terus dilakukan oleh pejuang Palestina, khususnya Hamas.

Hamas disebut berhasil menghancurkan puluhan tank dalam perang darat dengan tentara zionis, memunculkan pertanyaan tentang asal-usul senjata yang digunakan oleh Hamas.

Aktivis kemanusiaan Palestina, Abdillah Onim atau Bang Onim, menjelaskan bahwa segala kebutuhan Hamas, termasuk senjata, disuplai dari luar negeri ke Palestina.

Meskipun Gaza berada di bawah blokade, perdagangan dengan Israel tetap lancar untuk memasok bahan makanan dan minuman.

"Di bawah blokade, bahan makanan dipasok, misalnya dari China melalui pelabuhan di Israel yang masuk ke Gaza. Makanan dan minuman yang kami konsumsi dipasok dari luar," ungkap Bang Onim di kanal YouTube Dokter Richard Lee seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Namun, terkait dengan sumber rudal dan persenjataan Hamas, Bang Onim mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana Hamas memperoleh senjata tersebut.

"Rudal dan senjata, itu bukan ranah Bang Onim, dari terowongan atau sumber lain, saya tidak mengetahuinya," tegasnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Menurut informasi dari DW, Hamas memiliki sekutu utama, yaitu Emir Qatar Sheik Hamad bin Khalifa al-Thani. Emir Qatar ini menjadi pemimpin negara pertama yang mengunjungi Hamas pada tahun 2012. Sheik Hamad bin Khalifa al-Thani diyakini telah memberikan sumbangan sekitar 1,8 miliar USD atau setara dengan Rp 25,2 triliun kepada Hamas.

Selain itu, Hamas juga mendapatkan dukungan dari Turki. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan dukungan politik untuk pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. Bahkan, Erdogan baru-baru ini menyebut Israel sebagai teroris. Dukungan internasional ini menjadi faktor yang turut memengaruhi dinamika konflik di Jalur Gaza. (mg-1/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow