Dugaan Perampokan, Pelaku Gasak Uang Tunai Ratusan Juta dan Lukai Korban Ibu Muda Hingga Tewas

Korban perampokan diketahui saat kejadian berada di dalam kamar bersama anaknya, berusia 2,5 tahun

16 Mar 2024 - 20:41
Dugaan Perampokan, Pelaku Gasak Uang Tunai Ratusan Juta dan Lukai Korban Ibu Muda Hingga Tewas
Petugas ketika mengevakuasi mayat ibu muda di Desa Ima'an Kecamatan Dukun, Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Seorang ibu muda Wardatun Toyiban (28) warga Desa Ima’an, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ditemukan tewas di dalam rumahnya. Dugaan sementara, ibu muda tersebut menjadi korban perampokan.

Korban perampokan diketahui saat kejadian berada di dalam kamar bersama anaknya, berusia 2,5 tahun. Sedangkan suaminya Mahfud (42) beruntung selamat dan lolos dari kejadian maut karena saat itu, tidur di ruang tamu.

Dalam kejadian perampokan berdarah tersebut Wardatun Toyibah dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka dibagian leher. Adapun sang anak yang saat itu, tidur bersama korban, mengalami luka di bagian kaki.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, peristiwa maut itu terjadi pada Sabtu (16/3/2024) dini hari. Saat itu, diketahui seluruh anggota keluarga dalam keadaan tidur.

“Dugaan sementara adalah perampokan, karena korban kehilangan uang sebesar Rp 150 juta dan satu buah handpone,” terang AkP Aldhino.

Selain mengasak uang ratusan juta yang disimpan dalam laci kamar korban. Pelaku juga mengacak-acak kios agen BRI Link, namun belum diketahui barang apa yang hilang dan diincar pelaku dari kios tersebut.

“Sementara ini selain uang ratusan juta yang hilang adalah satu buah HP milik suami korban,” beber AKP Aldhino..

AKP Aldhino lebih lanjut menambahkan belum bisa memastikan kapan tepatnya waktu kejadian perampokam, namun sesuai keterangan saksi, suami korban terbangun pukul 05.00 WIB, dengan kondisi istrinya sudah tidak bernyawa.

“Kami juga belum bisa memastikan apakah luka di leher korban tusukan atau sayatan, kita tunggu hasil pemeriksaan dari tim medis,” jelas alumnus Akpol 2019 ini.

Saat ini, yang menjadi kendala Polres dalam melakukan pengungkapan penyelidikan korban perampokan, adalah posisi mayat korban dugaan perampokan yang sudah dipindahkan dari TKP asal.

“Informasinya yang memindahkan dari keluarga korban,” ungkap AKP Aldhino 

Namun AKP Aldino menambahkan, pihaknya menemukan sarung golok yang diduga milik pelaku perampokan didalam kamar tempat kejadian perkara (TKP). Temuan tersebut menjadi bukti data tambahan guna mengungkap kasus yang membuat geger warga tersebut. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow