Dua Bocah di Gresik Tewas Tenggelam, Akibat Terpeleset dan Tercebur Saat Asyik Main

07 May 2025 - 21:20
Dua Bocah di Gresik Tewas Tenggelam, Akibat Terpeleset dan Tercebur Saat Asyik Main
Aparat kepolisian dibantu warga desa Tirem Kecamatan Duduksampeyan Gresik saat melakukan evakuasi dua bocah korban tenggelam. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Kejadian nahas dialami dua bocah berusia dibawah umum di desa Tirem Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Keduanya dilaporkan tewas tenggelam setelah terpeleset dan tercebur masuk ke dalam tambak.

Peristiwa tragis itu menimpa dua korban yang diketahui berinisial MD (9) dan AS (8), warga desa setempat, Rabu (07/05/2025).

Informasi yang dihimpun, kedua bocah malang tersebut sedang bermain bersama empat teman sebayanya di pinggir tambak, tepat di belakang Gedung Olahraga Raga (GOR) Desa Tirem Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Saat itu, kondisi cuaca sedang turun cukup deras hingga mengakibatkan area sekitar tambak pun licin. Meski pun demikian, empat bocah tersebut tetap asyik bermain di area pinggir tambak.

Dan nahasnya MD dan AS terpeleset dan tercebur ke dalam tambak yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar dua meter. Teman-teman mereka yang panik langsung berteriak meminta bantuan warga.

Suhadi (52), salah satu warga yang mendengar teriakan tersebut, segera mendatangi lokasi. Ia kemudian berkoordinasi dengan warga lain untuk melakukan pencarian. Tak lama, aparat kepolisian dan petugas desa juga ikut membantu proses evakuasi.

“Anak-anak itu main hujan, terus ada dua yang terpeleset. Setelah dicek, ternyata tenggelam,” ujar Suhadi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, atau 30 menit setelah insiden, kedua bocah malang itu berhasil ditemukan. Namun sayangnya, keduanya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Duduksampeyan, AKP Hendrawan, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya juga telah menyerahkan kedua jenazah korban kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman karena telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pihak keluarga juga menolak otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkas AKP Hendrawan.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow