Dior Ganti Bella Hadid dengan Model Israel, Kontroversi dan Boikot Merebak di Media Sosial

Merek mewah asal Paris, Dior, mengambil langkah kontroversial dengan menggantikan Bella Hadid dengan model Israel May Tager dalam kampanye terbaru mereka.

08 Nov 2023 - 09:25
Dior Ganti Bella Hadid dengan Model Israel, Kontroversi dan Boikot Merebak di Media Sosial
Model Palestina Bella Hadid dan Model Israel May Tager (Instagram)

Jakarta, (afederasi.com) - Merek mewah asal Paris, Dior, mengambil langkah kontroversial dengan menggantikan Bella Hadid dengan model Israel May Tager dalam kampanye terbaru mereka. Bella Hadid, yang dikenal sebagai model Palestina-Amerika, sekarang telah digantikan oleh seorang model asal Israel. Keputusan ini telah menimbulkan sorotan tajam di media sosial.

Kabar perubahan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial X ketika seorang netizen dengan akun @ShorrTirza membagikan berita tersebut. Mereka menulis, "Dior mengganti Bella Hadid dengan model Israel Mai Tager di kampanye terbaru mereka. Bwahahahaha," seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com, Rabu (8/11/2023).

Surat kabar lokal Israel merayakan perubahan ini dengan berbicara tentang sikap Dior yang berani mendukung Israel secara terbuka, meskipun banyak perusahaan di seluruh dunia menahan diri dari tindakan serupa. Mereka mencatat bahwa Bella Hadid sebelumnya telah menjadi advokat perjuangan Palestina dan kritis terhadap Israel.

Sebagai model Dior kosmetik dan duta merek mereka sejak 2016, Bella Hadid membuat keputusan drastis untuk berbicara lantang menentang peristiwa tragis yang terjadi di Gaza. Ia siap menerima risiko karier dan ancaman yang mungkin datang sebagai akibat dari sikapnya ini.

Bella Hadid mengekspresikan tekadnya, "Tetapi saya tidak bisa dibungkam lebih lama lagi. Ketakutan bukanlah suatu pilihan. Rakyat dan anak-anak Palestina, khususnya di Gaza, tidak bisa membiarkan kita diam. Kami tidak berani, merekalah yang berani," ungkapnya.

Kata-kata Bella Hadid terkait dampak serangan udara di Gaza menyatakan bahwa hatinya "berdarah karena rasa sakit akibat trauma yang saya lihat, serta trauma generasi dari darah Palestina saya." Ancaman pembunuhan yang ia terima serta ancaman terhadap keluarganya akhirnya mengakhiri karirnya sebagai model Dior.

Keputusan Dior untuk menggantikan Bella Hadid dengan model Israel May Tager mencerminkan dukungan merek tersebut terhadap Israel, sejalan dengan dukungan terbuka Perancis terhadap negara tersebut. Tagar "#BoycottDior" mulai menjadi trending di media sosial, terutama di X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), sejak pengumuman ini.

Seorang warganet mengkritik keputusan ini, mengatakan, "Keputusan fesyen terburuk yang diambil sejauh ini! Saya akan mengevaluasi kembali pembelian barang mewah saya juga! Semoga banyak yang mengikuti!" Sementara yang lain mendesak untuk boikot semua merek di bawah LVMH, termasuk Dior, jika seseorang memiliki dana untuk melakukannya.

Seorang netizen juga mencatat perbedaan perlakuan Dior terhadap Bella Hadid dan selebritas lain, dengan mengatakan, "Dior terus mempertahankan Johnny Depp, seorang pelaku kekerasan dalam rumah tangga, sebagai wajah Merek mereka seharga $20 Juta. Namun Bella Hadid akan dicoret karena hanya menentang negara penjajah yang mengubah keluarga ayahnya menjadi pengungsi."(mg-2/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow