Digembleng Dua Pekan di Polres Gresik, Taruna Akpol Belajar Langsung Tugas Kepolisian
"Tidak hanya memahami teori, tetapi para taruna harus mampu melihat langsung bagaimana pelayanan kepada masyarakat dilakukan, bagaimana penegakan hukum berjalan, hingga bagaimana menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," terang AKBP Ramadhan.
Gresik, (afederasi.com) – Sebanyak 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi memulai Latihan Kerja (Latja) di Polres Gresik. Selama dua pekan ke depan, para calon perwira Polri itu akan turun langsung ke lapangan untuk merasakan dinamika tugas kepolisian yang sesungguhnya.
Pembukaan Latja dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution di Aula Rupatama SAR Polres Gresik, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan tanda latihan kerja kepada perwakilan taruna sebagai simbol dimulainya proses pembelajaran lapangan.
Dalam amanatnya, AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa latihan kerja merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter, kemampuan, serta profesionalisme calon perwira Polri sebelum nantinya terjun mengemban tugas di tengah masyarakat.
"Latihan kerja ini menjadi sarana bagi para taruna untuk memahami dan menghayati tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selain itu, para taruna juga diharapkan mampu mengimplementasikan program Presisi dalam pelaksanaan tugas kepolisian modern," ujarnya.
Menurut Kapolres, pengalaman lapangan memiliki peran penting untuk melengkapi ilmu yang telah diperoleh para taruna selama menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian. Melalui Latja, mereka akan berinteraksi langsung dengan berbagai persoalan yang dihadapi anggota Polri di lapangan.
Selama berada di Polres Gresik, para taruna akan mendapatkan pembelajaran pada lima fungsi teknis kepolisian, yakni Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Samapta, Intelijen dan Keamanan (Intelkam), serta Pembinaan Masyarakat (Binmas).
"Tidak hanya memahami teori, tetapi para taruna harus mampu melihat langsung bagaimana pelayanan kepada masyarakat dilakukan, bagaimana penegakan hukum berjalan, hingga bagaimana menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," terang AKBP Ramadhan.
Polres Gresik sendiri mendapat kepercayaan untuk membimbing 15 Taruna Akpol Tingkat III yang akan melaksanakan latihan kerja mulai 6 hingga 20 Juni 2026.
AKBP Ramadhan, berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin untuk memperkaya wawasan, meningkatkan kemampuan, sekaligus membangun jiwa kepemimpinan yang kuat.
"Saya berharap para taruna dapat menyerap sebanyak mungkin pengalaman dan ilmu dari para senior di lapangan. Jadikan momentum ini sebagai bekal berharga sebelum nantinya menjadi perwira Polri," pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku selama menjalani latihan kerja. Menurutnya, integritas dan etika harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Tak hanya kepada peserta, AKBP Ramadhan turut memberikan arahan kepada mentor dan personel pendamping agar memberikan bimbingan serta pengawasan secara maksimal selama kegiatan berlangsung.
"Berikan pembelajaran terbaik kepada para taruna sehingga mereka memperoleh pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal saat nantinya menjadi perwira Polri," tegasnya.(frd)
What's Your Reaction?

