Bermain Air di Bekas Galian, Remaja Tikung Lamongan Ditemukan Meninggal Dunia
Lamongan, (afederasi.com) – Nasib nahas menimpa seorang remaja asal Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Korban bernama Rifqi Dwi Pradipta dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di area galian tanah desa setempat pada Selasa (30/12/2025) siang.
Peristiwa memilukan ini bermula saat korban bersama tiga orang temannya berniat mengisi waktu dengan berenang di area galian urugan bangunan sekitar pukul 12.45 WIB. Namun, keceriaan tersebut berubah menjadi duka saat korban tiba-tiba tenggelam di lokasi yang memiliki kedalaman mencapai 4 hingga 5 meter tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Ery Rosidi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera menerjunkan tim setelah menerima laporan adanya warga yang tenggelam.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 13.10 WIB. Korban atas nama Rifqi Dwi Pradipta sedang berenang bersama rekan-rekannya di area galian tanah sebelum akhirnya dinyatakan hilang tenggelam," ujar Ery Rosidi.
Upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Lamongan, Satpol PP, Damkar, hingga unsur Muspika Tikung dan warga setempat. Tim penyelam diterjunkan ke dasar galian untuk menyisir titik terakhir korban terlihat.
Setelah hampir satu jam dilakukan pencarian dengan metode penyelaman menggunakan dua unit alat selam, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, korban berhasil diketemukan pada pukul 14.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia," tambah Ery.
Pasca dievakuasi dari dasar galian, jenazah korban langsung diperiksa oleh tim medis dari Puskesmas Tikung sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah duka di Dusun Pengaron, Desa Pengumbulanadi untuk proses pemakaman.
Pihak BPBD Lamongan mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar area galian atau perairan yang dalam guna mencegah kejadian serupa tak terulang kembali. (yan)
What's Your Reaction?


