Bachtiar Nasir Soroti Darurat Kesehatan Mental Anak
Lamongan, (afederasi.com) - Ulama dan aktivis Islam Bachtiar Nasir menyoroti krisis kesehatan mental anak di Indonesia sebagai "darurat" yang memerlukan perhatian serius. Dalam tausiyahnya kepada ratusan warga Muhammadiyah di Desa Karangwungu Lor, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Sabtu (15/11/2025).
Ia menekankan bahwa solusi utamanya terletak di rumah melalui tiga pilar pendidikan Islam, yakni tauhid, tazkiyatun nafs, dan tarbiyah ijtimaiyah yang dikenal sebagai uhuwah al-imaniyah wal-islamiyah.
Menurut data terakhir yang ia sampaikan, sekitar 15,5 juta anak Indonesia terpapar masalah kesehatan mental. Penyebab utamanya adalah cyber bullying, yang telah memicu kasus-kasus ekstrem seperti pembuatan bom dan bunuh diri. Bachtiar Nasir mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa banyak remaja Indonesia diam-diam berpikir untuk mengakhiri hidupnya tanpa diketahui orang tua atau guru, meskipun orang tua mereka sibuk dengan pengajian.
"Kalau tiga pilar pendidikan ini ditanamkan di keluarga, ditanamkan di masyarakat, dan ditanamkan di lingkungan komunitas, insyaallah anak-anak kita tidak sakit mentalnya," kata Bachtiar Nasir dalam tausiyahnya. Ia menjelaskan bahwa tauhid sebagai fondasi keyakinan kepada Allah, tazkiyatun nafs untuk penyucian jiwa, dan terbiyah ijtima'iyah untuk membangun solidaritas iman dan Islam, akan menjadikan anak-anak sebagai agen kebaikan bagi sesama.
Bachtiar Nasir juga menyerukan "jihad dari rumah" untuk mencintai anak kepada Allah, sehingga mereka memahami tujuan hidup, makna hidup, dan asal-usul hidup. Ia mendorong pendidikan melalui madrasah, Madrasah Ibtidaiyah (MI), pengajian bulanan, dan pendidikan rumah untuk menjaga generasi muda.
Acara tausiyah ini dihadiri oleh ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai daerah, yang antusias mendengarkan pesan Bachtiar Nasir tentang pentingnya pendidikan Islam dalam mengatasi krisis kesehatan mental anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk memperkuat pendidikan dan dakwah di tingkat ranting. (yan)
What's Your Reaction?


