Analisis Gestur dan Mikroekspresi: Anies Baswedan Lebih Fokus pada Perasaan dalam Debat Capres

Calon Presiden Anies Baswedan mendapat sorotan dari pakar gestur dan mikroekspresi Monica Kumalasari, alumni Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

13 Dec 2023 - 13:33
Analisis Gestur dan Mikroekspresi: Anies Baswedan Lebih Fokus pada Perasaan dalam Debat Capres
Capres nomor urut satu Anies Baswedan menyampaika pemaparan saat debat perdana Capres dan Cawapres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Jakarta, (afederasi.com) - Calon Presiden Anies Baswedan mendapat sorotan dari pakar gestur dan mikroekspresi Monica Kumalasari, alumni Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Menurutnya, Anies lebih cenderung menyampaikan aspek perasaan daripada gagasan saat debat capres pertama di KPU RI pada Selasa malam.

Dalam penilaian Monica, Anies terlihat lebih fokus pada kelemahan paslon lawan daripada menyoroti perubahan yang ingin diusungnya. "Ini sangat terlihat pada saat penyampaian visi misi, di momen ini Anies menyampaikan kelemahan paslon lawan daripada fokus kepada perubahan apa yang ingin diusungnya," ujar Monica seperti dikutip dari Antara dan dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Rabu (13/12/2023).

Monica Kumalasari juga menyoroti penggunaan kata-kata oleh Anies, yang cenderung lebih banyak berhubungan dengan perasaan. Misalnya, pada kalimat penutup, Anies menggunakan frase "Saya rasa..". Menurut Monica, pilihan kata ini menunjukkan bahwa Anies lebih banyak berbicara berdasarkan perasaan daripada berdasarkan pemikiran. "Menyampaikan sesuatu dengan gaya retorika adalah merupakan garis dasar dari Anies, sehingga kedalaman esensi gagasan kurang dapat ditangkap," jelas Monica.

Selain itu, Monica Kumalasari, pakar gestur dan mikroekspresi berlisensi dari Inggris, juga mencatat bahwa Anies Baswedan seringkali menampilkan gerakan membasahi bibir. Gestur ini dapat memiliki beberapa makna tergantung pada konteks dan situasi. Hal tersebut bisa menjadi tanda kegugupan atau ketidaknyamanan Anies sebagai respons terhadap situasi yang menegangkan.

Gestur ini juga bisa menunjukkan bahwa Anies sedang mempertimbangkan sesuatu atau sedang dalam proses berpikir. "Pada beberapa kasus, gestur tersebut juga mencerminkan ketidaksetujuan atau keengganan akan hal yang kurang ia sukai. Atau secara umum bisa juga menjadi penanda kondisi kehausan," tambah Monica.

Debat capres pertama yang diselenggarakan oleh KPU pada Selasa (12/12) mengangkat tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Anies Baswedan berpasangan dengan Muhaimin Iskandar dan bersaing dengan dua pasangan capres-cawapres lainnya, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Rangkaian debat akan dilanjutkan pada tanggal 22 Desember 2023, 7 Januari 2024, 21 Januari 2024, dan 4 Februari 2024.(mg-3/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow