Akibat Tanggul Jebol, Jalur Alternatif Kediri-Jombang Banjir
Kediri, (afederasi.com) - Tanggul sungai Konto di Desa Sumberejo Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri, jebol. Hal ini mengakibatkan jalur alternatif di jalan Provinsi Kediri-Jombang terendam air dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun afederasi.com, tanggul jebol ini disebabkan akibat debet air sungai yang terlalu tinggi dikarenakan hujan deras di wilayah Purwoasri dan sekitarnya pada, Selasa sore hingga malam (28/2/2023).
Akibat dari kejadian itu air sungai meluap ke area persawahan warga dan membanjiri jalur alternatif perbatasan Kediri-Jombang tepatnya di Desa Sumberjo Kecamatan Purwoasri.
Kapolsek Purwoasri, AKP Irfan Widodo mengatakan tidak ada korban dalam kejadian itu, namun beberapa bangunan juga ikut terendam.
"Kami bersama Muspika langsung ke lokasi. Di lokasi air juga masuk ke warung milik warga dan gudang," katanya, Rabu (1/3/2023).
Jalur alternatif jurusan Kediri-Jombang di Desa Sumberejo ini menggenangi jalan sepanjang kurang lebih 200 meter dengan ketinggian air mencapai kisaran 50 centimeter. Akibatnya, para pengendara sepeda motor harus berbalik arah tidak bisa melewati.
"Kami menyarankan untuk kendaraan sepeda motor dan mobil roda empat putar balik atau lewat jalur alternatif lainnya yang menuju ke Jombang maupun sebaliknya," kata Kapolsek Purwoasri.
Tak hanya itu, area persawahan warga di Desa Sumberjo dan Desa Kempleng juga terendam air dengan luas kurang lebih 400 hektar terdiri dari tanaman padi dan tebu. Banjir di Desa Sumberjo akibat tanggul jebol sungai Konto ini juga pernah terjadi pada tahun 2022. Namun luapan air di sungai Konto ini tidak separah dengan kejadian ini.
"Yang tahun kemarin langsung surut luapan banjirnya. Namun sekarang belum surut karena debet airnya meningkat," ungkapnya.
Sementara itu, Agus Tris Wahyudi, Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Kediri mengaku, telah menerima informasi terkait banjir di jalur Kediri-Jomhang dan berkoordinasi dengan pihak desa setempat dan Muspika.
Sedangkan, penyebab tanggul jebol ini karena kondisi curah hujan cukup tinggi dan terus menerus. Tanggul tersebut sebenarnya sudah dibenahi sejak tahun lalu yang mana titiknya masih sama.
Aliran di Bendungan Siman lanjut Agus, juga dialihkan sehingga air mengalir Sungai Konto Desa Sumberjo Kecamatan Purwoasri dan Jombang. Akan tetapi, ada banyak sungai-sungai yang mengalir menuju arah Jombang dan berbeda jalur.
"Jadi aliran sungai ini tidak kesini semua, tapi ada sungai yang airnya mengalir kesini sehingga ngumpulnya disini dan membuat tanggul tidak mampu menahan," ucapnya.
Pihaknya bersama kepolisian, TNI, BBWS, BKSDA, pemerintah desa maupun pihak terkait akan terus melakukan pemantauan perkembangan maupun antisipasi di lokasi banjir.
Oleh karenanya, dia mengimbau kepada masyarakat khususnya pengendara agar lebih hati-hati dengan cuaca ekstrem yang tidak dapat diprediksi ini.
"Kalau misal perkembangannya masih seperti ini kemungkinan jalur ini akan ditutup sementara," tandas Agus Tris Wahyudi.(sya/dn)
What's Your Reaction?



