9 Jemaah Haji Jombang Tunda Keberangkatan 2026, Satu Warga Wonosalam Meninggal di Tanah Suci
Jombang, (afederasi.com) – Sebanyak 9 calon jemaah haji asal Kabupaten Jombang dipastikan menunda keberangkatan pada musim haji tahun 2026 ini. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jombang, Ilham Rohim saat di temui di kantornya, Senin (11/05/2026).
Keputusan menunda keberangkatan ini menjadi salah satu catatan penting dalam proses pemberangkatan haji tahun ini. Meski demikian, Ilham Rohim tidak merinci secara spesifik alasan utama kesembilan jemaah tersebut memutuskan untuk tidak berangkat pada tahun ini.
Ilham Rohim juga memberikan imbauan serius kepada seluruh jemaah haji asal Jombang yang saat ini tengah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Ia meminta agar para jemaah tidak memaksakan diri.
"Kami harap jemaah haji tetap menjaga kesehatan, menjaga pola makan, istirahat cukup, dan melakukan aktivitas sesuai kemampuan. Jangan terlalu memaksakan aktivitas di luar hotel," terangnya.
Imbauan ini menjadi sangat krusial mengingat kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi serta padatnya aktivitas ibadah yang dapat menguras tenaga.
Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji Jombang. Ilham Rohim mengkonfirmasi bahwa satu orang jemaah haji asal Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, dikabarkan meninggal dunia. Penyebabnya adalah serangan jantung yang dialami almarhum saat baru tiba di Tanah Suci.
"Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ujar Ilham.
Terkait jadwal kepulangan, Ilham Rohim memprediksi jemaah haji Kabupaten Jombang akan kembali ke Indonesia pada tanggal 16 hingga 17 Juni 2026. "Semoga semua jemaah haji kita diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air," terangnya.
Berdasarkan laporan data terbaru, sebagian besar jemaah haji asal Jombang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 60, 61, 62, dan 63 telah menyelesaikan rangkaian ibadah umroh wajib di Mekkah. Berikut rinciannya:
Kloter 60: Seluruh jemaah telah melaksanakan umroh wajib.
Kloter 61: Ada 3 jemaah yang berhalangan karena haid.
Kloter 62: Terdapat 1 jemaah yang mengalami haid.
Kloter 63: Tercatat 2 orang yang belum melaksanakan umroh wajib dikarenakan masih menstruasi.
"Untuk Kloter 61, ada 3 jemaah haji yang berhalangan karena haid. Kloter 62 juga ada 1 jemaah yang mengalami haid, dan Kloter 63 tercatat 2 orang yang belum melaksanakan umroh wajib dikarenakan masih menstruasi," pungkas Ilham Rohim.(san)
What's Your Reaction?

