Tragedi Jagakarsa: Pengobatan Terhadap Terduga Pelaku Pembunuhan Anak di Rumah Sakit Polri

Rumah Sakit Polri tengah melakukan proses pengobatan terhadap Panca Darmansyah, yang menjadi terduga pelaku pembunuhan terhadap keempat anaknya yang masih di bawah umur di Jagakarsa, Jakarta Selatan. K

08 Dec 2023 - 07:29
Tragedi Jagakarsa: Pengobatan Terhadap Terduga Pelaku Pembunuhan Anak di Rumah Sakit Polri
Penampakan rumah Panca Darmansyah, ayah yang diduga membunuh empat anaknya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Suara.com/Faqih)

Jakarta, (afederasi.com) - Rumah Sakit Polri tengah melakukan proses pengobatan terhadap Panca Darmansyah, yang menjadi terduga pelaku pembunuhan terhadap keempat anaknya yang masih di bawah umur di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Hariyanto, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu arahan penyidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban. "Jadi rumah sakit memeriksa itu berdasarkan order dari penyidik, jadi saat ini kita menunggu apa yang diinginkan penyidik," kata Hariyanto seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Kamis (7/12/2023).

Brigjen Pol Hariyanto menekankan bahwa prioritas utama Rumah Sakit Polri adalah memperbaiki kondisi kesehatan Panca, yang ditemukan dalam keadaan sangat lemah. Pemeriksaan lebih lanjut, seperti pemeriksaan psikiatri untuk menilai kondisi kejiwaan Panca, akan dilakukan setelah mendapatkan arahan resmi dari penyidik. "Tetapi kita nomor satu, sebagai rumah sakit karena ditemukan dia (Panca) sangat lemah. Maka kita perbaiki kondisi badannya ini supaya sehat dulu nanti menunggu pemeriksaan yang diinginkan penyidik misalnya pemeriksaan psikiatri apakah kondisi kejiwaannya sebagainya. Kita masih menunggu suratnya," imbuhnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Sebelumnya, Panca Darmansyah ditemukan oleh warga dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar mandi rumahnya di Jagakarsa. Luka-luka di lengan kirinya menunjukkan adanya upaya percobaan bunuh diri. "Jadi ada percobaan bunuh diri, di lengan sama perut ya, sama di kaki." jelasnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. Meskipun luka sayatan di lengan tidak begitu dalam, nyawa Panca masih dapat tertolong.

Saat ini, pihak Rumah Sakit Polri masih menunggu hasil histopatologi untuk mengetahui penyebab kematian keempat anak Panca. "Iya, jadi nanti nunggu hasil histopatologi. Nanti apakah ada pembuluh darah yang rusak sehingga darahnya keluar dari pembuluhnya. Jadi yang disebut lebam kan begitu," tutur Hariyanto seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com, menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung terkait penyebab kematian anak-anak tersebut. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow