TP3D Dorong Layanan Kesehatan Inklusif Lewat Empat Aksi Sosial
Jember, (afederasi.com) – Ikhtiar memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Jember kembali mendapat porsi perhatian, kali ini melalui kolaborasi antara Forum Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D). Dalam pertemuan yang digelar Selasa, (1/7/2025) di Aula Bawah Timur Pemkab Jember, strategi bakti sosial bertajuk Gus’e Peduli Kesehatan resmi diumumkan sebagai program tahunan yang akan dijalankan berkelanjutan.
Empat aksi konkret telah disiapkan oleh TP3D bersama forum CSR: khitanan massal, operasi bibir sumbing, operasi katarak, dan layanan pemasangan kontrasepsi permanen. Tiap kegiatan ditetapkan dalam tanggal berbeda, dimulai dari 6 Juli hingga 20 September 2025. Penjadwalan ini disusun agar pelaksanaan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat tanpa mengganggu agenda pelayanan rumah sakit yang menjadi mitra.
Sebagai Ketua TP3D sekaligus penanggung jawab program, dr. Ulfa Elfiah menyebut bahwa langkah ini tidak sekadar respons kemanusiaan, melainkan juga bentuk komitmen dalam menindaklanjuti visi Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam peningkatan kualitas kesehatan publik. Menurut Ulfa, TP3D memainkan peran penting dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan potensi kontribusi sektor swasta di bawah payung CSR.
Pihak TP3D menekankan pentingnya kolaborasi rumah sakit daerah dalam teknis pelaksanaan, mulai dari tenaga medis hingga logistik operasi. Karenanya, peran rumah sakit ditunjuk tidak semata sebagai pelaksana, tapi juga rekan kerja strategis. Forum CSR pun menyatakan kesiapan penuh; menurut Ketua Forum, M. Miftahur Ridho, sebanyak 60 perusahaan yang tergabung sudah menyatakan komitmen menyumbang baik dalam bentuk dana, alat kesehatan, hingga dukungan sumber daya.
Melalui kerja lintas sektor ini, TP3D berharap kegiatan bakti sosial tidak berhenti pada tataran seremoni tahunan, melainkan berkembang sebagai model kerja sistematis yang bisa direplikasi untuk urusan sosial lainnya. Jember diharapkan menjadi contoh daerah yang mampu menyinergikan birokrasi, komunitas, dan korporasi dalam satu napas: mempercepat pembangunan melalui kesehatan. (gung)
What's Your Reaction?



