Tiga Siswi Al Hikam Jombang Raih Penghargaan Duta Lingkungan
Jombang, (afederasi.com) - Bupati Jombang, Warsubi baru saja memberikan penghargaan kepada tiga siswi dari Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) Al Hikam Jombang yang juga merupakan santri Mamba'ul Hikam. Mereka berhasil meraih prestasi gemilang dengan dinobatkannya sebagai Duta Lingkungan dalam program "Jombang Youth Green Leadership 2025". Penghargaan ini diserahkan pada Rabu (16/7/2025) sebagai puncak dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Sanggar Hijau Indonesia dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dalam acara tersebut, Bupati Warsubi juga menyerahkan puluhan penghargaan Adiwiyata kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Secara simbolis, piagam penghargaan diberikan kepada empat sekolah, yaitu SDN Sukodadi 1 Kabuh, MI Darul Ma’arif Gebang Bunder Plandaan, SMP Al Ittihad Mojowarno, dan MTS Babussalam Kalibening Mojoagung.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemenang lomba fashion show daur ulang, Salsabila Putri Amelia dari SMPN 2 Jombang dan Ilmia Nur Anisyah dari Komunitas Daur Ulang Jombang, serta SMPN 3 Mojoagung yang meraih juara lomba yel-yel lingkungan.
Untuk Duta Lingkungan Kabupaten Jombang, gelar tahun ini disematkan kepada Adinda Fitri dari MTS Al Hikam Jombang, yang mewakili generasi muda peduli lingkungan. "Baru 243 sekolah kita yang berstatus Adiwiyata, ini baru 12 persen lebih sedikit. Target kita 95 sekolah dan madrasah lagi di 2025–2026 harus lolos. Tidak ada kata mundur untuk lingkungan bersih," ujar Bupati Warsubi.
Hj. Ika Maftuhah Mustiqowati, Pengasuh Pondok Pesantren Putri Mambaul Hikam, menyatakan bahwa baru-baru ini tiga santri mereka menerima penghargaan sebagai duta lingkungan tahun 2025. Ketiga siswi yang berhasil mengukir prestasi tersebut adalah Adinda Fitri Latifatul Rohmah, Citra Dewi Lestari, dan Raisa Maulidya Ramadhani.
"Program 'Jombang Youth Green Leadership' yang bertema 'Leading Sustainable Change' ini bertujuan untuk melatih dan mencetak para pemimpin muda yang memiliki wawasan lingkungan serta mampu menginspirasi perubahan hijau yang berkelanjutan," terangnya.
Ning Ika menjelaskan bahwa para peserta telah melalui serangkaian proses seleksi dan kegiatan intensif sejak pendaftaran dibuka hingga 10 Mei 2025. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pembelajaran lingkungan, webinar, field trip ke Kampung SI BESUT, hingga implementasi proyek ramah lingkungan.
"Jadi bulan Mei, saya minta tiga santri saya untuk mendaftar dan memberikan akses media. Mereka harus melaporkan menggunakan handphone dan membuat video. Meskipun ada batasan waktu, alhamdulillah anak-anak bisa melakukannya," ungkapnya.
Ning Ika menambahkan bahwa menjadi duta lingkungan adalah kebanggaan, tetapi juga membawa tanggung jawab yang berat. "Mereka harus konsisten menularkan pengetahuan tentang lingkungan kepada generasi muda. Harapannya, anak-anak ini tumbuh besar dan tetap konsisten dalam mencintai bumi dan alam sekitar," tandasnya.
Adinda Fitri Latifatul Rohmah, yang meraih predikat sebagai peraih nilai tertinggi dalam program ini, mengungkapkan bahwa persiapan mental dan pengumpulan sampah di bank sampah menjadi bagian dari tantangan yang harus dilalui. "Kami tidak menyangka bisa menjadi yang nomor satu," pungkasnya.
Penganugerahan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan kontribusi generasi muda Jombang, khususnya para siswi Al Hikam, dalam upaya pelestarian lingkungan. Keberhasilan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk turut aktif dalam menjaga kelestarian bumi. (san)
What's Your Reaction?



