Terekam CCTV, Detik-detik Jambret Helm Pink Rampas Kalung Bocah SD di Mangaran

03 Feb 2026 - 15:44
Terekam CCTV, Detik-detik Jambret Helm Pink Rampas Kalung Bocah SD di Mangaran
Hasil tangkapan kamera CCTV saat pelaku melakukan aksinya bersama 2 anak kecil (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Aksi kriminalitas yang menyasar anak-anak kembali meresahkan warga Situbondo. Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mangaran menjadi korban penjambretan kalung emas seberat lima gram. Aksi nekat pelaku ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di jalan desa yang cukup lengang, tepatnya di belakang SD Negeri 3 Semiring, Mangaran, pada Senin siang (2/2/2026). Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku yang mengendarai sepeda motor matik berwarna putih dengan helm berwarna pink tersebut tampak telah mengincar korban sejak awal.

Pelaku menjalankan aksinya dengan cara yang sangat tenang. Awalnya, ia menghampiri korban yang tengah bermain bersama temannya. Untuk menghilangkan kecurigaan, pelaku berpura-pura bertanya alamat sambil menyodorkan ponselnya seolah sedang mencari titik lokasi.

Namun, keramahan tersebut hanyalah siasat. Setelah memastikan situasi sekitar benar-benar sepi, dalam hitungan detik pelaku langsung merenggut paksa kalung emas yang melingkar di leher bocah malang tersebut.

"Pelaku sempat menoleh ke kanan dan kiri untuk memantau situasi. Begitu merasa aman, kalung langsung ditarik. Mesin motornya sudah dalam posisi hidup, jadi setelah berhasil, dia langsung tancap gas," ungkap Fahrul, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Meski tidak mengalami luka fisik yang serius akibat tarikan tersebut, korban dilaporkan mengalami trauma psikologis yang cukup mendalam. Saat ini, siswi tersebut tengah dalam pendampingan orang tuanya untuk memulihkan kondisi mental pasca-insiden tersebut.

Kapolsek Mangaran, AKP Iwan Subakti, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengantongi identitas kendaraan dan ciri-ciri pelaku melalui bukti digital di lapangan.

"Kami sudah menerima laporan resmi dan segera melakukan olah TKP. Bukti rekaman CCTV sedang kami dalami untuk mengidentifikasi pelaku secepatnya," tegas AKP Iwan pada Selasa (3/2/2026).

Menyikapi kejadian ini, AKP Iwan mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih waspada dan bijak dalam mengawasi anak-anak mereka.

"Kami sangat menyarankan agar anak-anak tidak dipakaikan perhiasan yang mencolok saat bermain di luar rumah. Hal ini sangat penting untuk meminimalisir niat jahat orang-orang yang mencari kesempatan," pungkasnya.(vya/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow