Silaturahmi Gerakan Desa Bersatu di Indonesia Arena, Sekjen Gerindra Tegaskan Tidak Ada Dukungan Politik

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa acara silaturahmi dengan perangkat desa se-Indonesia yang diadakan oleh Gerakan Desa Bersatu di Indonesia Arena tidak melibatkan kegiatan deklarasi dukungan.

21 Nov 2023 - 10:08
Silaturahmi Gerakan Desa Bersatu di Indonesia Arena, Sekjen Gerindra Tegaskan Tidak Ada Dukungan Politik
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani usai meresmikan Sekretariat Repro Mandiri 08 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2023). (Suara.com/Dea)

Jakarta, (afederasi.com) - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa acara silaturahmi dengan perangkat desa se-Indonesia yang diadakan oleh Gerakan Desa Bersatu di Indonesia Arena tidak melibatkan kegiatan deklarasi dukungan.

 "Tidak ada deklarasi, tidak ada dukungan, tidak ada harapan," ucap Muzani seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com, pada Selasa, (21/11/2023). 

Muzani menjelaskan bahwa acara tersebut lebih bersifat sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi dan unek-unek. Menurutnya, kehadiran dalam acara tersebut hanya untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari perangkat desa se-Indonesia.

"Jadi itu acara adalah acara silaturahmi mereka untuk menyampaikan unek-unek, maka judulnya kita mendengar, didengerin, namanya mendengar," kata Muzani.

Direktur Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ronny Talapessy, mengecam acara silaturahmi Gerakan Desa Bersatu di Indonesia Arena yang dianggapnya sangat bernuansa politis dan dianggap sebagai bentuk kampanye.

Ronny menyayangkan kehadiran cawapres Gibran Rakabuming Raka dalam acara tersebut.

"Sudah ada pemberitaan bahwa ini bukan acara silaturahmi tetapi acara yang disampaikan adalah mereka kampanye," kata Ronny di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Senin, (20/11/2023).

Ronny Talapessy juga menyoroti penggunaan atribut pasangan capres-cawapres nomor 2 dalam acara tersebut, yang menurutnya menunjukkan nuansa politis yang kentara. Ia meminta agar aparatur desa, terutama yang berstatus ASN, tetap netral dalam Pemilu 2024 sesuai dengan Undang-Undang Pemilu.

Ronny Talapessy dari TPN Ganjar-Mahfud menekankan bahwa acara tersebut, dengan adanya dukungan dari perangkat desa, merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pemilu, khususnya Pasal 280 dan Pasal 282.

Ia mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI untuk menindaklanjuti pelanggaran tersebut. "Harapannya Bawaslu bisa secara tegas dan impresial dalam melaksanakan tugasnya. Jangan hanya tegas kepada pasangan calon tertentu," ungkapnya.

Gerakan Desa Bersatu menggelar silaturahmi dengan 15 ribu kepala desa di Indonesia dalam acara yang berlangsung di Indonesia Arena, GBK, Senayan, Jakarta.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah elite partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang merupakan pendukung Prabowo-Gibran, termasuk Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Menurut Ketua Umum Gerakan Desa Bersatu, Asri Anas, kehadiran Gibran Rakabuming Raka dalam acara tersebut adalah untuk mengakomodir aspirasi para kepala desa.

"Dalam pandangan kami, rasanya Bapak Prabowo dan Mas Gibran mengakomodir," kata Asri.

Meskipun demikian, pihaknya tidak akan secara tegas mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gibran karena kepala desa sebagai ASN dilarang secara aturan untuk terlibat dalam dukungan politik.(mg-3/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow