Sejarawan Kunjungi Tempat Kelahiran Bung Karno Jombang

01 Jun 2025 - 18:17
Sejarawan Kunjungi Tempat Kelahiran Bung Karno  Jombang
Prof .Ganjar Razuni batik coklat saat kunjungan untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung yang akan dipresentasikan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan pada 28 Juni 2025 di Kabupaten Jombang di sekolah pertama bung Karno di Ploso Jombang,Jumat (30/05/2025).( Foto : Santoso/ afedeasi.com)

Jombang, (afederasi.com) - Sejumlah sejarawan dan akademisi melakukan kunjungan ke Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang diyakini sebagai tempat kelahiran Bung Karno, proklamator kemerdekaan Indonesia. 

Kunjungan ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung yang akan dipresentasikan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan pada 28 Juni 2025 di Kabupaten Jombang.

Prof .Ganjar Razuni, salah satu sejarawan juga dosen tetap FISIP Universitas Nasional saat ditemui menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah penting untuk memastikan lokasi kelahiran dan masa kecil Bung Karno di Ploso Jombang.

"Kami telah mengumpulkan data sekunder berupa arsip dan wawancara, dan kami berharap dapat mengumpulkan bukti-bukti otentik di lokasi ini," ujarnya.

Misalnya mengumpulkan bukti pendukung mulai dari SK mutasi pak Soekeni Sosrodihardjo dari Singaraja ke ke Ploso, belum ada kabupaten Jombang karena Kabupaten Jombang baru terbentuk pada tahun 1910 dan Ploso masih karisidenan Soerabaja," paparnya.

Ganjar razuni menjelaskan arsip - arsip lain yang memperlihatkan bung Karno lahir di Ploso adalah kelahiran Ploso ini ,dari buku induk mahasiswa THS atau ITB tertulis juga demikian.

"Berdasarkan penelusuran kami,makin menyakinkan berdasarkan data sekunder dan arsip dokumen yang kami terima termasuk berita surat kabar di waktu itu, kemudian juga wawancara dengan tokoh-tokoh yang ada di sini, yang bisa menjelaskan dan memperlihatkan foto-foto kami makin berkeyakinan bung Karno lahir di Ploso karisidenan Soerabaja," paparnya

Dalam penelusurannya, Ganjar menyebutkan bahwa mereka memiliki arsip penting, termasuk surat keterangan dari pak Soekeni Sosrodihardjoa yang menyatakan bahwa Bung Karno lahir di Ploso pada 6 Juni 1902.

"Data ini semakin meyakinkan kami, terutama dengan adanya arsip dokumen dan berita surat kabar dari waktu itu," tambahnya.

Ganjar mengatakan kami juga sudah mengumpulkan mengkonfirmasi arsip-arsip kepresidenan yang ada di jalan Gajahmada di Jakarta Pusat itu di bawah ANRI ( arsip negara republik Indonesia) kami sudah kumpulkan itu semua mengecek kembali .

 Insyaallah semua clear pada waktunya dan targetnya apa targetnya tentu kita punya impian dan cita-cita ingin situs-situs itu bisa kita rekonstruksi kembali tentu dengan bantuan dan peran pemerintah.

 Negara harus hadir untuk melihat dengan jelas berperan dan mengenai konstruksi aset-akses budaya dan sejarah ini menjadi satu bentuk fisik yang bisa kita lihat kita pandang dan itu menjadi satu destinasi wisata sejarah dan kultur yang luar biasa untuk generasi penerus bangsa ini.

"Kami berharap pemerintah dapat berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan aset budaya dan sejarah ini menjadi destinasi wisata yang menarik bagi generasi mendatang," harapnya.

Ganjar menambahkan Bung Karno, yang lahir pada 6 Juni 1902, dikenal sebagai perintis utama kemerdekaan Indonesia, penggali ideologi Pancasila, dan presiden pertama Republik Indonesia. "Beliau adalah seorang ilmuwan dan filosof yang diakui secara internasional," pungkas Ganjar.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pemahaman sejarah dan memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada masyarakat luas. (san) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow