Ratusan Warga Bondowoso Bersihkan Sungai Selokambang, Sinung Sudrajad: Sungai adalah Jalur Peradaban dan Kehidupan

28 Sep 2025 - 15:40
Ratusan Warga Bondowoso Bersihkan Sungai Selokambang, Sinung Sudrajad: Sungai adalah Jalur Peradaban dan Kehidupan
Sinung Sudrajad, Wakil Ketua DPRD Bondowoso (kiri) ikut memungut sampah di sungai Selokambang, Kelurahan Kademangan, Minggu (28/9/2025). (Sarkaspace for afederasi.com)

Bondowoso, (afederasi.com) – Ratusan warga, pelajar, komunitas lingkungan, DLH, hingga anggota DPRD Bondowoso turun langsung membersihkan Sungai Selokambang dalam rangka peringatan World Rivers Day (Hari Sungai Sedunia) 2025, Minggu (28/9/2025).

Kegiatan ini diinisiasi komunitas Sarkaspace dengan dukungan Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso serta menghadirkan Yayasan Ecoton sebagai narasumber.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, yang hadir langsung, mengapresiasi langkah gotong royong ini. Ia menegaskan pentingnya sungai bagi kehidupan masyarakat.

“Sungai ini adalah jalur peradaban, jalur kehidupan. Wajib hukumnya kita jaga, bukan hanya untuk kita sekarang, tetapi juga untuk anak-anak kita nanti. Kalau pemuda dan masyarakat sudah peduli, maka tugas kita bersama adalah mendukung agar gerakan ini berkelanjutan,” ujarnya pada Afederasi.com.

Founder Sarkaspace, Ahmad Quraisy, menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. “Kepanitiaan terbuka saja diikuti 40 orang, ditambah hampir 150 remaja ikut turun ke lapangan. Bahkan kami menemukan sampah lama seperti plakat tahun 1997 dan kemasan sachet 2007. Itu menunjukkan betapa sampah plastik sudah lama mengendap di sungai,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Kampanye Ecoton, Alaika Rahmatullah, menjelaskan bahaya microplastic yang ditemukan di sungai dan bahkan dalam tubuh manusia.

“Penelitian kami menunjukkan 50 persen darah manusia sudah mengandung microplastic, terutama dari botol air minum kemasan. Dampaknya serius: mengganggu hormon, memicu kanker, diabetes, bahkan membuat ikan gagal berkembang biak,” jelasnya.

Bagi peserta muda seperti Vidzha (17), siswi SMAN 1 Bondowoso, pengalaman ini menjadi momen yang membekas.

“Seru sekali, banyak teman baru. Saya jadi lebih termotivasi untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga lingkungan,” katanya.

Aksi bersih-bersih Sungai Selokambang ini menjadi penanda bahwa kesadaran menjaga sungai mulai tumbuh kuat di Bondowoso.

Dengan dukungan semua pihak, dari komunitas hingga legislatif, harapannya sungai dapat kembali lestari sebagai sumber kehidupan sekaligus warisan peradaban. (den)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow