Pj Bupati Tulungagung Serukan Gaya Hidup CERDIK untuk Wujudkan Masyarakat Sehat
Tulungagung, (afederasi.com) – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 dan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Tulungagung menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya kesehatan masyarakat.
Pj Bupati Tulungagung, Heru Seseno, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras seluruh insan kesehatan yang telah berperan aktif dalam pembangunan kesehatan di daerah.
"Terima kasih kepada tenaga medis, non-medis, akademisi, dan seluruh pihak yang telah berjuang tanpa henti demi meningkatkan derajat kesehatan di Tulungagung," ujar Heru Seseno, Minggu (1/12/2024).
Ia juga menyoroti dukungan para tenaga kesehatan dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada Tulungagung yang berjalan lancar.
Heru menjelaskan, pemerintah pusat melalui Kabinet Merah Putih menekankan tiga program prioritas kesehatan: pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus tuberkulosis (TBC), serta pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil.
"Upaya ini bertujuan untuk mengatasi beban ganda, yakni tingginya kasus penyakit menular dan meningkatnya penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian," tambahnya.
Di Tulungagung, penyakit menular seperti TBC, demam berdarah, dan leptospirosis masih menjadi ancaman, khususnya di musim penghujan. Heru juga menyoroti meningkatnya kasus HIV/AIDS, yang kini bahkan ditemukan di kalangan usia sekolah.
"Penularan HIV/AIDS pada usia muda sangat mengkhawatirkan. Di sisi lain, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes juga mulai menyerang remaja, yang dipicu gaya hidup kurang sehat seperti konsumsi makanan tinggi gula dan garam serta kurangnya aktivitas fisik," jelasnya.
Heru mengajak masyarakat Tulungagung untuk berperan aktif dalam mencegah dan mengendalikan penyakit melalui penerapan perilaku CERDIK: Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.
"Pemenuhan fasilitas kesehatan dan teknologi pengobatan saja tidak cukup tanpa adanya pencegahan. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menjalankan pola hidup sehat," tegasnya.
Heru juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat agar terhindar dari berita hoaks yang dapat mengganggu upaya kesehatan. "Kita harus bersinergi, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media, untuk menciptakan Tulungagung bebas TBC, stunting, dan penyakit tidak menular," katanya.
Sebagai penutup, Heru Seseno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menutup kran infeksi baru HIV/AIDS demi mencapai target Eliminasi AIDS 2030 dan menciptakan Tulungagung tanpa stigma. "Wong Tulungagung sehat, pasti bisa!" tutupnya.(dn)
What's Your Reaction?



