Penyidikan Intensif Polda Jabar Terhadap Petugas Polisi di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Polda Jawa Barat tengah mengintensifkan penyidikan terhadap sejumlah petugas polisi berpangkat perwira dan bintara yang terlibat dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

22 Nov 2023 - 10:42
Penyidikan Intensif Polda Jabar Terhadap Petugas Polisi di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang
TKP Pembunuhan Subang. (Instagram : @subangstory)

Subang, (afederasi.com) - Polda Jawa Barat tengah mengintensifkan penyidikan terhadap sejumlah petugas polisi berpangkat perwira dan bintara yang terlibat dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menjelaskan bahwa keempat petugas tersebut saat itu memasuki tempat kejadian perkara (TKP) dan akan dipertanyakan mengenai aktivitas mereka di TKP.

"Mereka itu masuk ke TKP saat itu. Kita akan menggali dari mereka apa yang mereka lakukan di TKP." tambah Surawan seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. Hal ini dilakukan karena peristiwa pembunuhan yang telah berlangsung lama membuat penyidik menghadapi kesulitan dalam mengumpulkan informasi.

Perwira polisi dan bintara yang terlibat berasal dari Polres Subang dan polsek setempat, dengan total empat orang. Jika dalam penyidikan ditemukan bukti bahwa mereka merusak TKP, hal tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran dan perbuatan melawan hukum.

"Kesulitannya sekarang, karena peristiwa pembunuhan terjadi sudah lama. Penyidik membandingkan foto olah TKP yang lama dengan yang baru," ungkap Surawan seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Dalam rangka mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang adegan pembunuhan, Polda Jabar menjadwalkan rekonstruksi pada Rabu (22/11). Namun, Surawan menegaskan bahwa petugas polisi yang terlibat tidak akan dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut, karena fokus utama adalah mengungkap adegan kasus pembunuhan.

"Nanti kita lihat pelanggarannya apakah masuk tindak pidana atau pelanggaran biasa," tambahnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Setelah rekonstruksi, berkas perkara akan dilengkapi untuk kemudian dilimpahkan ke kejaksaan. Penyidik juga terus mendalami aspek-aspek lain dari rangkaian peristiwa ini, yang telah menciptakan keputusasaan selama dua tahun sejak ditemukannya jasad ibu dan anak di bagasi mobil Alphard di Subang pada Agustus 2021.

Polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka pembunuhan ibu dan anak tersebut setelah dua tahun penyelidikan, termasuk M. Ramdanu (keponakan Tuti), Yosep Hidayah (suami Tuti), Mimin (istri kedua Yosep), Arighi Reksa Pratama (anak dari Mimin), dan Abi (anak dari Mimin). (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow