Pemilik Lahan Segel Pintu Gerbang RSUD Haulussy Ambon Menuntut Ganti Rugi Rp 42 Miliar

Pintu gerbang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy di Ambon, Maluku, mengalami penyegelan oleh Yohanes Tisera alias Buke, pemilik lahan, sebagai bentuk protes terhadap belum terpenuhinya tuntutan pembayaran ganti rugi lahan sekitar Rp 42 miliar oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

29 Dec 2023 - 11:28
Pemilik Lahan Segel Pintu Gerbang RSUD Haulussy Ambon Menuntut Ganti Rugi Rp 42 Miliar
Seorang warga sementara berjalan menuju pintu gerbang RSUD Haulussy Ambon untuk membuka gembok dan memberikan jalan bagi seorang tenaga medis yang hendak pulang. (28/12) (ANTARA/daniel/)

Ambon, (afederasi.com) - Pintu gerbang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy di Ambon, Maluku, mengalami penyegelan oleh Yohanes Tisera alias Buke, pemilik lahan, sebagai bentuk protes terhadap belum terpenuhinya tuntutan pembayaran ganti rugi lahan sekitar Rp 42 miliar oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

"Hari ini ada aksi penyegelan pintu gerbang RSUD Haulussy, dan kehadiran kami untuk memberikan imbauan kamtibmas," ujar Kapolsek Nusaniwe Iptu Johan Anakotta di Ambon seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Kamis (29/12/2023).

Aksi penyegelan melibatkan pemilik lahan, diwakili oleh penasihat hukum Adolf H, dan Raja (Kades) Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon) Yohanes Tisera. Kapolsek menyatakan bahwa aksi penyegelan berlangsung tanpa protes, dan polisi meninggalkan lokasi setelah itu.

Penasihat hukum dan beberapa orang yang menjaga gerbang RSUD yang telah disegel tinggal di lokasi. RSUD Haulussy sejak pekan lalu telah dipasangi spanduk penyegelan oleh pemilik lahan sebagai bentuk perjuangan tiga tahun untuk mendapatkan pembayaran ganti rugi lahan tanpa hasil dari Pemprov setempat.

Dampak dari penyegelan ini terasa pada pelayanan kesehatan RSUD Haulussy. Dua pasien gagal ginjal yang sedang menjalani cuci darah dan 26 pasien rawat jalan masih berada di dalam rumah sakit. Sejumlah tenaga medis yang ingin pulang harus meminta bantuan warga yang memegang kunci gembok untuk membuka pintu gerbang.

Aksi mogok para dokter, tenaga perawat, dan pegawai honorer di RSUD Haulussy sejak Senin (18/12) hingga penyegelan pintu gerbang juga berdampak pada warga yang berjualan di depan RSUD. Seorang penjaga kios, Marice, menyatakan penurunan aktivitas jualannya, dan beberapa kios terpaksa tutup.

Pengemudi angkot juga merasakan penurunan penumpang karena aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD Haulussy terhenti. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow