Pasar Rakyat Semarakan Peringatan HUT RI dan Hari Jadi Trenggalek Tahun 2023

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi Trenggalek ke-829 tahun 2023, Pemkab Trenggalek menggelar Pasar Rakyat

21 Aug 2023 - 19:50
Pasar Rakyat Semarakan Peringatan HUT RI dan Hari Jadi Trenggalek Tahun 2023

Trenggalek, (afederasi.com) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi Trenggalek ke-829 tahun 2023, Pemkab Trenggalek menggelar Pasar Rakyat. 

Kegiatan yang di gelar di seputaran alon-alon Trenggalek tersebut berlangsung selama 11 hari yang dimulai pada 19 sampai 29 Agustus 2023.

Kepala Dinas Komindag Kabupaten Trenggalek Drs Saniran mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempercepat atau mengaselerasi pertumbuhan ekonomi pemberdayaan UMKM.

Yakni mengintegrasikan antara promosi, penyebaran informasi dan pemasaran agar UMKM Trenggalek ini segera naik level sebagaimana yang diamanatkan Pemerintah.

" Dengan demikian pada akhirnya diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi yang notabenya berdampak pada dibukanya lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan. Disamping itu kegiatan ini juga sebagai hiburan karena disini juga di siapkan panggung-panggung hiburan," ungkapnya, Senin (21/8/2023).

Lebih lanjut Saniran menjelaskan, kegiatan ini kalau Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut 'Pemerintah yang Ngayomi, Ngayemi dan Ngayani'

" Ngayomi dalam arti ada yang melindungi, Ngayemi karena ada hiburannya dan Ngayani mereka punya penghasilan," jelasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini lanjut Saniran, yang di utamakan UMKM Trenggalek. Sesuai data yang masuk ada sekitar 252 stand dan 60 persennya dari UMKM Trenggalek.

" Jadi yang banyak itu pedagang kaki lima (PKL) Trenggalek. Kemarin saja yang sudah di data itu ada sekitar 127 dan jumlah itu dimungkinkan masih bisa tambah. Ada tambahan dalam catatan kami yang luar biasa, disamping UMKM juga pelaku anak-anak muda dengan parkir dan itu merupakan pendapatan mereka," terangnya.

Ditambahkan Saniran, pihaknya juga telah membentuk tim surve atau pendataan seberapa besar pengaruh perputaran uang dalam kegiatan ini.

" Untuk memastikan itu, tim dari Komindag sudah kita bagi menjadi empat devisi. Devisi Utara alon-alon, kemudian devisi Barat, Selatan serta Timur dan sudah kita kasih blangko fom pendataan," pungkasnya.(pb/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow