Operasi Police Goes to School di Watulimo, Temukan Pelanggaran di Kalangan Pelajar
Trenggalek, (afederasi.com) – Operasi "Police Goes to School" yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek di salah satu SMP di Watulimo pada Rabu (9/10/2024) berhasil mengungkap berbagai pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar.
Kegiatan ini tidak hanya berupa sosialisasi dan edukasi, tetapi juga memantau langsung perilaku berkendara siswa saat menuju sekolah, sekaligus melakukan pemeriksaan di sejumlah titik parkir sepeda motor.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, mengungkapkan bahwa pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan yang melibatkan pelajar masih cukup tinggi di Kabupaten Trenggalek. “Ini merupakan langkah preventif dan preemtif kami untuk melindungi generasi muda dari bahaya kelalulintasan,” ujar AKP Agus.
Ia menegaskan, pendidikan disiplin berlalu lintas harus dimulai sejak dini agar terbentuk generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.
AKP Agus juga menyoroti peran penting orang tua dalam pengawasan, mengingat banyak yang masih mengizinkan anak-anak mereka mengendarai motor meski belum cukup umur atau belum memiliki SIM.
“Orang tua sebaiknya mengantarkan anak ke sekolah atau memilih transportasi alternatif seperti sepeda. Selain lebih aman, ini juga membangun kedekatan emosional antara anak dan orang tua,” tambahnya.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sedikitnya 50 pelanggaran, termasuk 15 pelanggaran teknis seperti penggunaan knalpot brong. Pelanggaran lainnya meliputi kendaraan tanpa spion, tanpa TNKB, hingga siswa yang tidak memakai helm.
Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah bersama kepolisian mencatat dan menegur pelanggar, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya kelengkapan berkendara dan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan, dengan harapan menciptakan budaya tertib berlalu lintas sebagai simbol peradaban,” tutup AKP Agus.(pb/dn)
What's Your Reaction?



