Perahu Tanpa Awak Hantam Dermaga, Nelayan Gresik Hilang
Gresik, (afederasi.com) – Operasi pencarian diluncurkan tim SAR gabungan menyusul hilangnya seorang nelayan secara misterius di perairan Gresik. Peristiwa ini menggegerkan warga setelah sebuah perahu terlihat melaju kencang tanpa awak hingga menghantam dermaga Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Senin (5/1/2026) sore.
Korban diketahui bernama Mat Rakim (57), warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Insiden tersebut pertama kali terungkap dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) yang merekam momen dramatis perahu korban meluncur tanpa kendali sekitar pukul 14.30 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Gresik, Sukardi, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban tengah dalam perjalanan kembali ke dermaga usai mengantar penumpang dari sebuah kapal besar.
“Berdasarkan rekaman kamera pengawas, perahu korban terlihat bergerak dengan kecepatan tinggi menuju daratan. Namun, tidak tampak seorang pun berada di atas perahu tersebut hingga akhirnya menabrak batas dermaga,” ujar Sukardi, Rabu (06/01/2026).
Dari hasil penelusuran awal, petugas menduga korban terjatuh ke laut sebelum perahu mencapai dermaga. Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan keluarga dan saksi mata yang menyebut korban memiliki riwayat penyakit asam lambung kronis.
“Dugaan sementara, penyakit asam lambung korban kambuh secara mendadak sehingga mengakibatkan korban kehilangan kendali atau terjatuh ke air. Ini kami kategorikan sebagai kecelakaan air,” imbuh Sukardi.
Tim SAR gabungan yang melibatkan Satpolairud Polres Gresik, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Basarnas, BNPB, serta BPBD Gresik masih terus melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah kapal cepat dikerahkan untuk memperluas jangkauan pencarian.
“Seluruh tim sudah diterjunkan penuh. Fokus pencarian kami arahkan pada titik-titik koordinat yang disesuaikan dengan perkiraan arah arus laut dan kecepatan perahu saat kejadian,” jelasnya.
Hingga kini, keberadaan Mat Rakim masih belum ditemukan. Petugas mengimbau para nelayan dan warga di sekitar perairan Kelurahan Lumpur agar segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.(frd)
What's Your Reaction?


