Operasi Pencarian Korban Longsor Trenggalek Ditutup, Enam Jenazah Berhasil Ditemukan

24 May 2025 - 18:23
Operasi Pencarian Korban Longsor Trenggalek Ditutup, Enam Jenazah Berhasil Ditemukan
Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto ketika dikonfirmasi awak media seusai ke temukannya korban terakhir bencana tanah longsor di Depok, Trenggalek (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Setelah hampir sepekan berjibaku dengan lumpur dan medan berat, seluruh korban tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek akhirnya berhasil ditemukan. Enam warga yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah berhasil dievakuasi, Sabtu (24/5/2025).

Dua jenazah pertama, masing-masing berinisial YT (65) dan MS (82), ditemukan pada Kamis (22/5/2025) oleh tim SAR gabungan. Sementara empat korban lainnya – NT (36), TL (65), YTN (50), dan seorang balita TR (2) – ditemukan berturut-turut pada Sabtu siang.

“Alhamdulillah proses evakuasi semua korban sudah tuntas. Setelah ini kami akan fokus pada pembersihan, penataan lahan, dan persiapan relokasi warga karena lokasi ini tidak lagi layak untuk ditinggali,” ungkap Sekretaris Daerah Trenggalek yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD, Edy Soepriyanto.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, menjelaskan bahwa keempat korban terakhir ditemukan dalam radius yang tidak jauh dari lokasi dua jenazah sebelumnya, terkubur di kedalaman sekitar dua hingga tiga meter.

“Enam korban yang dilaporkan hilang semuanya telah ditemukan. Proses pencarian hari ini cukup dramatis, karena keempat korban ditemukan dalam waktu berurutan. Pertama pukul 13.10 WIB, lalu pukul 14.12 WIB, pukul 14.30 WIB, dan terakhir pada pukul 14.40 WIB,” terangnya.

Seluruh jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi lebih lanjut.

AKBP Ridwan juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh tim gabungan yang telah terlibat tanpa lelah sejak awal bencana terjadi.

“Sebagai IC Commander, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh personel Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, serta semua pihak yang telah bersinergi. Berkat kerja sama yang solid, seluruh korban akhirnya berhasil ditemukan. Semoga para korban diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, mengungkapkan bahwa keberhasilan tim dalam menemukan lokasi korban tidak lepas dari keterangan para saksi yang melihat langsung detik-detik sebelum longsor terjadi.

“Prediksi titik jatuhnya korban cukup akurat, dan berkat informasi dari warga serta kerja keras tim di lapangan, seluruh korban bisa kami temukan,” ujarnya.

Dengan selesainya evakuasi ini, operasi pencarian resmi ditutup. Sementara untuk proses pembersihan dan penanganan dampak bencana selanjutnya akan dilanjutkan oleh pemerintah daerah.(pb/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow