Nasi Dingin: Alternatif Sehat untuk Penderita Diabetes, Apa Kata Dokter?
Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa penderita diabetes sebaiknya membatasi konsumsi nasi, mengingat kandungan karbohidrat tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah.
Jakarta, (afederasi.com) - Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa penderita diabetes sebaiknya membatasi konsumsi nasi, mengingat kandungan karbohidrat tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah.
Menyikapi hal ini, dr. Melisa Diah Puspitasari, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital Bekasi, memberikan saran agar penderita diabetes memperhatikan pola makan mereka.
"Oleh karena itu diabetisi disarankan untuk membatasi konsumsi nasi putihnya karena dapat menaikan kadar gula darah," ujarnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.
Menurut dr. Melisa, nasi panas memiliki kadar karbohidrat yang tinggi, yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah setelah dikonsumsi. Namun, apakah nasi dingin bisa menjadi alternatif yang lebih sehat? Dr. Melisa menjelaskan bahwa suhu pada nasi tidak mempengaruhi kadar gula di dalamnya. Namun, nasi yang didinginkan sebelum dikonsumsi mengandung zat bernama pati resisten.
"Zat pati resisten adalah jenis serat yang tidak dicerna oleh tubuh, sehingga tidak diserap oleh tubuh. Zat tersebut dapat juga difermentasi oleh usus besar yang kemudian akan digunakan sebagai makanan bagi bakteri baik di dalam usus. Proses fermentasi ini dapat menyebabkan peningkatan sensitivitas insulin dan pengurangan lemak perut yang baik bagi diabetisi," jelasnya.
Seiring dengan temuan ini, dr. Melisa memberikan tips praktis bagi penderita diabetes sebelum menyantap nasi di waktu makan utama. Dia menyarankan untuk meletakkan nasi beberapa saat di suhu ruang, lalu memasukkannya ke dalam kulkas. Hal ini bertujuan untuk menghindari pertumbuhan spora dan kuman jika nasi dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.
"Atau bisa juga nasi yang disimpan di kulkas dipanaskan kembali sebelum dikonsumsi. Meski nasi dingin tidak dapat menurunkan kadar gula darah, namun mengonsumsi nasi dingin dapat menghambat lonjakan kenaikan kadar gula darah setelah makan," tambahnya.
Meskipun demikian, dr. Melisa menekankan bahwa yang terpenting bagi penderita diabetes adalah memperhatikan porsi makanan. Mereka masih dapat mengonsumsi nasi hangat, namun dalam jumlah yang terkontrol. "Bukan berarti pula diabetisi yang memilih memakan nasi dingin dapat mengonsumsi dalam porsi yang besar atau bahkan dua piring saji," pungkasnya.(mg-2/mhd)
What's Your Reaction?



