Miris! Pria Pengangguran Bacok Ayah Kandung Gegara Kesal Sering Dinasihati Untuk Cari Pekerjaan

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi telah mengungkap kasus penganiayaan yang melibatkan seorang anak terhadap orang tuanya, khususnya ayahnya.

12 Sep 2023 - 09:39
Miris! Pria Pengangguran Bacok Ayah Kandung Gegara Kesal Sering Dinasihati Untuk Cari Pekerjaan
Ilustrasi lelaki memegang parang atau golok. (Shutterstock)

Sukabumi, (afederasi.com) - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi telah mengungkap kasus penganiayaan yang melibatkan seorang anak terhadap orang tuanya, khususnya ayahnya. Kejadian ini terjadi di Kampung Badakputih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (10/9/2023).

Menurut Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, penyidikan awal menunjukkan bahwa motif penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka A (28) terhadap ayahnya, Abud (65), adalah karena tersangka sering diminta untuk bekerja atau mencari penghasilan oleh ayahnya.

Maruly menjelaskan, "Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Sukabumi, motif tersangka A menganiaya Abud yang merupakan ayahnya karena kesal sering diminta untuk bekerja atau mencari penghasilan."

Kemarahan tersangka A dipicu oleh seringnya permintaan ayahnya untuk mencari pekerjaan dan tidak hanya diam di rumah, sehingga tidak menjadi beban keluarga. Akibatnya, A mengambil sebilah golok dan secara langsung menganiaya ayahnya.

Insiden penganiayaan ini terjadi di rumah keluarga, tepatnya di RT 04/09, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut berusaha membantu Abud yang mengalami luka berat akibat serangan brutal yang dilakukan oleh anaknya sendiri.

Tidak hanya melakukan penganiayaan terhadap ayahnya, tersangka A juga mengancam warga yang mencoba melerai dengan mengacung-acungkan golok. Polisi dari Polsek Palabuhanratu dan Satreskrim Polres Sukabumi segera merespons kejadian tersebut dan berhasil menangkap pemuda pengangguran tersebut.

Maruly menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, tetapi motif utama yang muncul adalah ketidaksetujuan A terhadap permintaan ayahnya untuk mencari pekerjaan, yang kemudian berujung pada penganiayaan yang mengerikan terhadap orang yang telah membesarkannya.

Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Mangapul Simangunsong, juga mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi karena pelaku tidak menerima teguran dari ayahnya terkait ketidakaktifannya dalam mencari pekerjaan, dan hanya diam di rumah saja.

Hingga saat ini, korban Abud masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, tersangka A telah ditahan di rumah tahanan Mapolres Sukabumi untuk proses penyidikan lebih lanjut. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow