MAN 8 Jombang Cetak Lulusan Siap Kerja Lewat Program Keterampilan Unggulan

24 Jul 2025 - 16:12
MAN 8 Jombang Cetak Lulusan Siap Kerja Lewat Program Keterampilan Unggulan
Melalui program Madrasah Aliyah Keterampilan, lembaga pendidikan ini berhasil membekali para siswanya dengan berbagai keahlian praktis yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja maupun wirausaha , Kamis (24/07/2025).( foto : santoso /afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jombang terus menunjukkan prestasi tak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan siswa.sekolah Madrasah Aliyah Negeri  8 Jombang, yang terletak di Desa Plandi, Kecamatan /Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 

Melalui program Madrasah Aliyah Keterampilan, lembaga pendidikan ini berhasil membekali para siswanya dengan berbagai keahlian praktis yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja maupun wirausaha.

Program keterampilan di MAN 8 Jombang mencakup lima jurusan unggulan, yakni teknik otomotif, pengelasan, teknik komputer dan jaringan (TKJ), tata busana, serta tata boga.

Setiap jurusan telah dilengkapi dengan laboratorium dan bengkel praktik modern, memungkinkan siswa untuk belajar secara langsung melalui praktik lapangan.

Dari pantauan di lapangan, tampak siswa jurusan tata boga serius mengikuti praktik pembuatan kue, bahkan sudah melayani pesanan dari luar sekolah. 

Hal serupa juga terlihat di bengkel pengelasan, di mana para siswa tengah menyelesaikan meja besi pesanan konsumen dengan hasil kerja yang rapi dan profesional.

“Alhamdulillah, sejak keluarnya SK Dirjen Pendis Kemenag RI pada 2018, kami dipercaya mengelola Madrasah Aliyah Keterampilan. Kini siswa tidak hanya belajar akademik, tapi juga punya bekal keterampilan,” ujar Kepala MAN 8 Jombang Farida Priyatna, Kamis (24/07/2025).

Lebih menarik lagi, setiap jurusan keterampilan diberi modal awal sebesar Rp 2 juta untuk dikembangkan menjadi produk-produk bernilai jual. Produk hasil siswa dijual ke masyarakat umum dan keuntungannya digunakan kembali untuk mendukung kegiatan praktik.

“Anak-anak praktik sambil menjual produknya. Dari situ, mereka bisa mendapatkan pengalaman wirausaha langsung,” jelas Farida.

Hasilnya sangat signifikan. Lima jurusan sampai sekarang modal keterampilan rata-rata Rp 15 juta per jurusan.

Program keterampilan ini menjadi solusi strategis mengingat hanya sekitar 30% lulusan MAN 8 Jombang yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara sisanya langsung masuk dunia kerja. 

Untuk itu, pihak madrasah juga menjalin kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) serta 21 sektor industri guna menjembatani siswa dengan dunia kerja melalui sertifikasi keterampilan," pungkasnya.

Program inovatif ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Kepala Kemenag Jombang, Muhajir, menilai MAN 8 sebagai pionir yang mampu memadukan pendidikan agama dengan keterampilan hidup.

“Ini contoh nyata bagaimana madrasah bisa adaptif dengan kebutuhan zaman. Kami sedang mempelajari pola ini untuk dijadikan model madrasah keterampilan nasional,” ungkap Muhajir.

Salah satu siswi MAN 8 Jombang, Amanda Putri Maulidiyah (16), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia memilih jurusan tata boga untuk mengejar mimpinya membuka usaha di bidang kuliner.

“Saya ingin punya toko roti sendiri nanti setelah lulus. Di sini saya belajar memasak sambil praktik langsung,” katanya.

Dengan pendekatan berbasis praktik, dukungan fasilitas, serta jaringan industri yang luas, MAN 8 Jombang sukses menjadi contoh nyata madrasah modern dan produktif yang mampu mencetak lulusan siap kerja, berakhlak, dan berdaya saing tinggi. Program ini menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan berbasis keagamaan di Indonesia.(san ).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow