Kemensos Produksi 590 Kursi Roda Canggih untuk Penyandang Disabilitas dalam Mendukung Inklusi

Kementerian Sosial (Kemensos) telah berhasil merakit sebanyak 590 kursi roda canggih yang ditujukan untuk meningkatkan akomodasi keamanan dan kenyamanan bagi penyandang disabilitas.

04 Oct 2023 - 09:04
Kemensos Produksi 590 Kursi Roda Canggih untuk Penyandang Disabilitas dalam Mendukung Inklusi
Ilustrasi salah satu kursi roda yang dirakit Kemensos. (Dok: Kemensos)

Makassar, (afederasi.com) - Kementerian Sosial (Kemensos) telah berhasil merakit sebanyak 590 kursi roda canggih yang ditujukan untuk meningkatkan akomodasi keamanan dan kenyamanan bagi penyandang disabilitas. Inisiatif ini merupakan implementasi dari ASEAN Enabling Masterplan (AEM) dan akan menjadi topik utama pada ASEAN High Level Forum (AHLF) tentang Pengembangan Inklusi Disabilitas dan Kemitraan di luar tahun 2025, yang akan diselenggarakan pada 10-12 Oktober 2023, di Makassar.

Produksi kursi roda ini adalah langkah konkret dari Kemensos untuk memperluas aksesibilitas, yang menjadi salah satu prinsip dalam pemenuhan hak dasar penyandang disabilitas yang diadvokasi oleh AEM.

Tidak hanya memproduksi kursi roda, tetapi Kemensos juga memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dengan melibatkan mereka dalam proses perakitan kursi roda ini. Penyandang disabilitas yang telah terlatih berperan dalam merakit kursi roda ini, menciptakan lapangan kerja yang inklusif.

"Instruktur mahir perakitan kursi roda di Sentra Prof. Dr. Soeharso, Muchtar Kusuma, menjelaskan bahwa sentra tersebut memproduksi tiga jenis kursi roda dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengguna." seperti yang dilansir dari suara.com media partner afederasi.com.

Sentra Prof. Dr. Soeharso telah memproduksi tiga jenis kursi roda, yaitu kursi roda multiguna, kursi roda adaptif, dan kursi roda elektrik. Ketiga jenis kursi roda ini memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas.

Kursi roda multiguna, misalnya, dirancang untuk penderita paraplegia, poliomyelitis kedua tungkai, dan cerebral palsy diplegia. Kursi roda ini memiliki fitur yang memungkinkan mobilitas yang lebih luas, meningkatkan keamanan, dan kemudahan dalam perjalanan karena bisa dilipat. Selain itu, kursi roda ini juga dapat digunakan untuk fisioterapi.

Sementara kursi roda adaptif dirancang untuk penderita cerebral palsy (CP) berat dan hidrosefalus. Kursi roda ini dilengkapi dengan penahan kepala dan badan yang dapat diatur, sehingga pengguna dapat duduk atau berbaring sesuai kebutuhan. Kursi roda ini juga dilengkapi dengan meja kecil untuk keperluan pengguna.

Kemudian, ada kursi roda elektrik yang memberikan kemudahan mobilitas bagi pengguna. Kursi roda ini dilengkapi dengan tuas yang berfungsi sebagai kopling untuk menghubungkan dan memutuskan roda pada motor penggerak.

Proses perakitan kursi roda oleh penyandang disabilitas dimulai pada tahun 2019 dan melibatkan serangkaian ujicoba. Pelatihan perakitan bagi mereka dimulai pada tahun 2020, dan hasilnya, Sentra Prof. Dr. Soeharso dapat memproduksi tiga jenis kursi roda pada tahun 2021. Hingga saat ini, mereka telah berhasil merakit 590 kursi roda canggih.

Sentra Prof. Dr. Soeharso berencana untuk memamerkan hasil perakitan kursi roda oleh para penyandang disabilitas di ASEAN High Level Forum (AHLF) tentang Pengembangan Inklusi Disabilitas dan Kemitraan di luar tahun 2025, yang akan diselenggarakan di Makassar pada tanggal 10-12 Oktober 2023. (mg-1/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow