KAUJE Trenggalek Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Sumberejo
Trenggalek, (afederasi.com) - Senyum lega menghiasi wajah warga Desa Sumberejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, ketika dua tangki air bersih tiba di desa mereka pada Minggu (3/11/2024). Sudah beberapa bulan ini daerah tersebut dilanda kekeringan parah, membuat akses air bersih menjadi barang langka.
Bantuan dua tangki air bersih ini merupakan inisiatif dari Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Koordinator Daerah (Korda) Trenggalek. Organisasi ini telah menyalurkan belasan tangki air ke sejumlah desa di Trenggalek yang terdampak kekeringan.
Kasbullah, warga RT 8 Dusun Krajan, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. “Kalau harus beli, satu tabung 1.500 liter bisa sampai Rp 100 ribu, dan itu hanya cukup untuk satu rumah tangga selama sekitar empat hari,” ungkapnya. Air dari sumur bor yang biasanya menjadi sumber andalan pun kini mengering, dengan kedalaman mencapai 40 hingga 45 meter yang tidak mudah dijangkau oleh semua warga karena biayanya yang mahal.
Ketua KAUJE Korda Trenggalek, Mugo Utomo, menjelaskan bahwa distribusi air bersih hari ini juga menyasar Desa Gador di Kecamatan Durenan. Langkah ini diambil karena warga mengalami kekurangan air akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
"Karena kemarau berkepanjangan, warga di Desa Sumberejo sangat kesulitan mendapat air bersih. Kami terdorong untuk membantu meringankan beban mereka," ujar Mugo Utomo.
Selain Desa Sumberejo dan Gador, KAUJE Korda Trenggalek telah menyalurkan air bersih ke berbagai wilayah, termasuk Desa Gembleb, Bendorejo, Wonocoyo, dan Ngulanwetan di Pogalan. "Sejak awal kami sudah mendistribusikan sekitar 14 tangki air, dan mulai hari ini kami akan menyalurkan lagi 24 tangki," tambahnya.
Bantuan ini merupakan hasil donasi dari para alumni, baik yang berdomisili di Trenggalek maupun di luar kota. Mugo menuturkan bahwa dari 14 kecamatan di Trenggalek, sekitar 70 desa mengalami krisis air bersih.
"Pendistribusian air juga akan dilanjutkan ke Kecamatan Panggul, wilayah yang terdampak cukup parah dengan sekitar 50 persen dari total wilayahnya mengalami kekurangan air bersih. Total empat tangki tambahan akan disalurkan di daerah tersebut," pungkasnya. (pb/dn)
What's Your Reaction?



