Kapolresta Madiun, Jangan Arogan, Polisi Harus Humanis dan Rendah Hati
Madiun, (afederasi.com) - Kapolresta Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., memberikan instruksi keras kepada seluruh jajarannya untuk menjaga marwah institusi Polri. Penekanan tersebut disampaikan saat memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolres serta pelepasan personel purna bhakti di Gedung Sunaryo, Selasa (13/1/2026).
Dalam momentum tersebut, jabatan Wakapolres Madiun Kota resmi berpindah tangan dari Kompol I Gusti AG Ananta P. kepada Kompol Bambang Eko Sujarwo. AKBP Wiwin menegaskan bahwa kekuasaan yang dimiliki personel kepolisian wajib dibarengi dengan kerendahan hati dan integritas tinggi.
"Tugas kita sudah jelas dalam konstitusi: melindungi, mengayomi, dan melayani. Penegakan hukum wajib dilakukan secara profesional, namun tetap harus humanis dan berkeadilan," tegas AKBP Wiwin di hadapan seluruh jajaran dan tokoh masyarakat.
Kapolresta menggarisbawahi bahwa tidak ada toleransi bagi pelanggaran yang mencoreng nama baik institusi. Ia meminta personel untuk menjauhi sikap arogan dan terus melakukan introspeksi diri. Selain itu, keamanan wilayah disebutnya hanya bisa dicapai melalui sinergi kuat dengan tokoh agama, masyarakat, hingga perguruan silat.
Selain transisi jabatan Wakapolres, rotasi strategis juga dilakukan pada sejumlah posisi kunci. Kompol I Gusti AG Ananta P. kini bergeser ke Polda Jatim untuk menempuh pendidikan Sespimmen Polri, sementara Kompol Bambang Eko Sujarwo diharapkan membawa pola pengawasan internal yang lebih ketat berbekal pengalamannya di Itwasda.
Sejumlah perwira lain yang menempati posisi baru di antaranya AKP Satriyo Teguh P. sebagai Kapolsek Gemarang, AKP Rusminto sebagai Kapolsek Tegalombo, dan AKP Agustinus Dwi T. sebagai Kapolsek Nglames.
Kapolresta menaruh harapan besar agar para pejabat baru segera beradaptasi dengan karakteristik unik Kota Madiun. Ia menutup arahannya dengan perintah untuk memperkuat tata kelola organisasi demi memastikan masyarakat merasa aman dan terlayani dengan maksimal.(upi/hen)
What's Your Reaction?



