Kapal Tenggelam Di Pulau Bokori Sultra, 19 Orang Dievakuasi

Kapal tenggelam kembali mengguncang perairan Pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

04 Sep 2023 - 09:00
Kapal Tenggelam Di Pulau Bokori Sultra, 19 Orang Dievakuasi
Ilustrasi kapal tenggelam dihantam ombak. [Istimewa]

Bokori, (afederasi.com) - Kapal tenggelam kembali mengguncang perairan Pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Tim Penyelamat Basarnas Kendari dengan sigap mengevakuasi 19 orang korban dari insiden tragis ini. Kepala Basarnas Kendari, Muhammad Arafah, dalam keterangannya pada Minggu (3/9/2023), mengungkapkan bahwa informasi pertama tentang kapal tenggelam ini berasal dari laporan masyarakat yang memberitahu adanya kecelakaan kapal di sekitar Perairan Pulau Bokori sekitar pukul 19.24 WITA.

Menurut Arafah, laporan tersebut datang dari seorang pria bernama Bapak Arwan yang melaporkan kecelakaan kapal yang melibatkan satu perahu dengan 18 penumpang di Perairan Pulau Bokori. Basarnas Kendari segera merespons laporan ini dengan mengirimkan tim penyelamat menggunakan perahu karet pada pukul 19.40 WITA. Jarak yang harus ditempuh oleh tim penyelamat dari Dermaga Basarnas Kendari ke lokasi kejadian sekitar 4,5 mil laut.

Pada pukul 20.35 WITA, tim penyelamat Basarnas Kendari akhirnya tiba di lokasi kejadian dan dengan cepat mengevakuasi lima orang korban ke atas perahu karet. Kelima korban tersebut kemudian dibawa ke Dermaga Basarnas Kendari untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Sementara itu, 14 orang korban lainnya telah dievakuasi oleh kapal nelayan yang berada di sekitar Perairan Pulau Bokori ke Dermaga Bungkutoko, Kota Kendari. Mereka tiba di Dermaga Basarnas Kendari sekitar pukul 21.55 WITA dan langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga yang menunggu dengan cemas.

Berita baiknya adalah seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Operasi SAR yang melibatkan kapal yang membawa 19 orang penumpang ini dinyatakan selesai dan ditutup oleh Basarnas Kendari. Semua unsur yang terlibat dalam operasi tersebut dikembalikan ke kesatuannya masing-masing, membawa lega bagi semua pihak yang terlibat.

Arafah juga memberikan informasi tambahan bahwa kapal yang mengangkut rombongan wisatawan tersebut tenggelam sekitar pukul 17.30 WITA karena terhantam gelombang tinggi, mengakhiri petualangan tragis mereka di Perairan Pulau Bokori. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow