Kapal Ferry Senilai Rp 1 Miliar Hubungan Wilayah Perairan Gresik

emerintah Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah meluncurkan kapal penyeberangan barang senilai Rp 1 miliar.

20 Sep 2023 - 23:00
Kapal  Ferry Senilai Rp 1 Miliar Hubungan Wilayah Perairan Gresik
Layar perdana kapal mini Ferry penyeberangan barang Desa Randuboto dengan Truk memuat paving. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Pemerintah Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah meluncurkan kapal Ferry penyeberangan barang senilai Rp 1 miliar. Kapal ini berfungsi untuk menghubungkan wilayah Dusun Tajungsari dengan Dusun Ujungtimur yang terpisah oleh sungai Bengawan Solo di wilayah desa tersebut.

Upacara peluncuran kapal Ferry penyeberangan barang, yang diberi nama The Minion Ferry Boat Amazon Van Java, dimulai dengan doa bersama dan makanan khas Pantura.

Peluncuran kapal Ferry ini ditandai dengan penyeberangan perdana kendaraan truk yang membawa material paving serta partisipasi puluhan warga yang ikut mencoba menaiki kapal.

Kepala Desa Randuboto Kecamatan Sidayu Gresik, Andhi Sulandra, menjelaskan bahwa ide pembuatan kapal ini muncul karena kesulitan warga di Dusun Ujung Timur dalam mengakses wilayah mereka yang terpisah oleh sungai Bengawan Solo. Contohnya, untuk mengirimkan 1 truk limestone, biayanya mencapai Rp2.050.000 karena sulitnya akses.

"Saat ini, belum ada kapal Ferry penyeberangan truk, dan hanya mobil pikap kecil yang bisa melintasi jalan samping sungai yang sempit, dan itu pun harus memutar dari wilayah Kecamatan lain, yaitu Kecamatan Bungah," kata Andhi pada Rabu (20/09/2023).

Pembuatan kapal Ferry ini memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam pembiayaan. Bumdes Randuboto harus meminjam uang ratusan juta dari Bumdesma Kecamatan Sidayu.

"Alhamdulillah, saat bersamaan, kami mendapatkan program dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian PUTR senilai Rp14 miliar. Dengan adanya kapal ini, kami berharap dapat mempermudah dan efisien dalam transportasi barang," ungkap Andhy.

Sebelumnya, pada tahun 2022, Desa Randuboto telah menata kawasan minapolitan dengan melakukan berbagai perbaikan. Hal ini mendapat pengakuan, sehingga pada Mei 2023, perwakilan dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia berkunjung ke Desa Randuboto untuk melakukan studi tiru.

Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gresik, Ida Lailatussa'diyah, mengapresiasi inisiatif Desa Randuboto dalam mensukseskan program DAK. Pemkab Gresik juga memberikan dukungan melalui dana bantuan keuangan (BK) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

"Tanpa kapal Ferry ini, akses ke seberang sungai akan sulit. Alhamdulillah, kami juga mendukung berbagai aspek, termasuk air bersih dan sanitasi," kata Ida Lailatussa'diyah. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow