Jamin Keamanan Ibadah Natal, Polres Trenggalek Lakukan Sterilisasi Gereja

24 Dec 2025 - 19:52
Jamin Keamanan Ibadah Natal, Polres Trenggalek Lakukan Sterilisasi Gereja
Personel Polres Trenggalek saat sterilisasi di gereja (suparni/afederasi.com)

Trenggalek, (afederasi.com) – Menjelang pelaksanaan ibadah Natal 2025, Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menerjunkan tim khusus untuk melakukan sterilisasi di sejumlah gereja yang menggelar ibadah Natal, Rabu (24/12/2025). Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.

Tim sterilisasi tersebut terdiri dari personel kepolisian yang memiliki kemampuan khusus dan dilengkapi dengan peralatan pendukung modern, seperti metal detector dan mirror detector, untuk memastikan tidak terdapat benda maupun material berbahaya di area gereja.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, menjelaskan bahwa tim sterilisasi dipimpin oleh seorang perwira dengan lima personel terlatih. Pada hari tersebut, sterilisasi difokuskan pada tiga gereja yang melaksanakan ibadah Natal, yakni Gereja Santa Maria, Gereja Utusan Pantekosta, dan GKJW.

“Sterilisasi kami lakukan sebelum ibadah dimulai. Tim bergerak lebih awal ke lokasi dan berkoordinasi dengan pengurus gereja guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar AKBP Ridwan.

Dalam proses sterilisasi, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap setiap sudut bangunan, baik di dalam maupun di luar gereja. Pemeriksaan dilakukan secara detail dan menyeluruh, meliputi ruang ibadah, area parkir, taman, hingga titik-titik lain yang berpotensi menimbulkan kerawanan, dengan didampingi langsung oleh pengurus gereja.

“Seluruh area kami periksa tanpa terkecuali. Setiap ruangan, barang, hingga lingkungan sekitar gereja menjadi perhatian petugas untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan,” jelasnya.

Setelah dinyatakan aman, hasil sterilisasi selanjutnya dituangkan dalam berita acara dan diserahkan kepada petugas pengamanan yang telah ditunjuk untuk melaksanakan pengamanan selama ibadah berlangsung.

AKBP Ridwan menegaskan bahwa sterilisasi gereja merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta meminimalisir potensi gangguan atau tindakan sabotase dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dari hasil sterilisasi yang kami lakukan hari ini, tidak ditemukan adanya barang berbahaya. Ibadah Natal dapat dilaksanakan dengan aman dan kondusif,” pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow