Gibran Rakabuming Raka: Potret Dukungan dan Tantangan dalam Kontestasi Pilpres 2024
Gibran Rakabuming Raka menjadi pusat perhatian para pendukungnya setelah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengumumkan batas usia capres dan cawapres minimal 40 tahun atau pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Jakarta, (afederasi.com) - Gibran Rakabuming Raka menjadi pusat perhatian para pendukungnya setelah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengumumkan batas usia capres dan cawapres minimal 40 tahun atau pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan. Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi mereka, yang berharap Gibran akan maju dalam kontestasi politik nasional sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.
Menurut Denny Januar Ali, Pendiri Lingkaran Survei Indonesia, basis pemilih Gibran bisa ditemukan dalam tiga kelompok pemilih potensial. Pertama, suara dari Jawa Tengah, yang memiliki kontribusi hingga 16 persen untuk total nasional. Kemungkinan besar, basis pemilih Gibran akan tumpang tindih dengan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah, yang saat ini mendominasi wilayah tersebut dengan dukungan lebih dari 20 persen.
Denny juga menyoroti kelompok kedua yang mungkin mendukung Gibran, yaitu pemilih generasi milenial. Menurut survei LSI Denny JA pada bulan September 2023, sekitar 48,5 persen pemilih di Indonesia termasuk dalam segmen milenial. Jika Gibran menjadi cawapres Prabowo, ia akan menjadi satu-satunya kandidat dari generasi milenial yang berpartisipasi dalam Pilpres 2024.
Kelompok ketiga yang mungkin memberikan dukungan kepada Gibran adalah pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Dengan kehadiran Gibran sebagai calon wakil presiden di bawah Prabowo, ini dianggap sebagai sinyal bahwa Jokowi mendukung Prabowo. Populasi yang puas dengan Jokowi mencapai 70-80 persen.
Meskipun ada sebagian pemilih Prabowo yang merasa ragu-ragu terhadap Gibran karena isu dinasti politik dan kurangnya pengalaman, Denny JA mencatat bahwa jumlah pemilih yang meragukan Gibran dalam populasi pemilih Indonesia kurang dari 10 persen. Secara keseluruhan, keputusan Prabowo untuk memilih Gibran sebagai calon wakil presiden diyakini didasari oleh pertimbangan elektoral yang matang. (mg-3/jae)
What's Your Reaction?



