Gapura Paduraksa Pemkab Lamongan Lululantak, Tukang Tambal Ban Pun Tertimpa Pohon Raksasa

22 Dec 2025 - 22:44
Gapura Paduraksa Pemkab Lamongan Lululantak, Tukang Tambal Ban Pun Tertimpa Pohon Raksasa
Gapura Paduraksa Pemkab Lamongan Lululantak, Tukang Tambal Ban Pun Tertimpa Pohon Raksasa

Lamongan, (afederasi.com) – Hujan deras disertai angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Senin (22/12/2025) sore. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas publik, termasuk ambruknya gapura paduraksa milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut membuat struktur Gapura Paduraksa Bagian Belakang di gedung Pemkab Lamongan hancur total. Material bangunan yang ambruk menimpa sebuah kendaraan roda tiga milik pedagang yang tengah terparkir di bawahnya hingga mengalami kerusakan berat.

Tak hanya merusak bangunan, puting beliung juga menyebabkan pohon besar di kawasan Pasar Tingkat tumbang. Pohon tersebut menimpa sebuah lapak tambal ban beserta pemiliknya yang saat itu sedang bekerja.

Ahmad Parman, pemilik lapak tambal ban, menjadi korban dalam peristiwa ini. Ia mengalami patah tulang setelah tertimpa batang pohon saat sedang memperbaiki sepeda motor pelanggan. Dua unit sepeda motor yang berada di lokasi juga dilaporkan rusak parah.

"Waktu itu kejadiannya cepat sekali, angin kencang langsung merobohkan pohon. Saya tidak sempat lari karena sedang memperbaiki motor pelanggan," ujar Ahmad Parman saat ditemui di lokasi kejadian.

 

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di tiga titik vital lainnya yang menimpa gedung kedinasan, seperti di Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, dan RSUD dr. Soegiri Lamongan.

Plt. Kalaksa BPBD Lamongan, M. Naim, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel gabungan dari BPBD, Damkar, TNI/Polri, serta dibantu warga setempat untuk melakukan evakuasi material pohon dan reruntuhan gapura.

"Kami bergerak cepat bersama tim gabungan untuk membersihkan jalur dan mengevakuasi pohon yang menimpa gedung dinas. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi bencana hidrometeorologi diprediksi masih akan terjadi di wilayah Lamongan hingga beberapa hari ke depan," tegas M. Naim.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus melakukan pendataan terkait total kerugian materiil akibat terjangan puting beliung. Masyarakat diminta untuk menjauhi pohon besar atau bangunan yang rapuh saat hujan deras disertai angin kencang melanda. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow