Gandeng Skripsi dan Aspirasi, Kisah Ardhya Pramesti Anggota DPRD Termuda Tulungagung
Tulungagung, (afederasi.com) - Suasana di Gedung DPRD Tulungagung pada Senin (26/8/2024) tak hanya dipenuhi oleh wajah-wajah baru, tetapi juga menyimpan sebuah cerita inspiratif yang mencuri perhatian banyak pihak.
Di antara deretan anggota dewan yang baru saja dilantik, seorang wajah muda yang penuh semangat tampak menonjol. Dia adalah Ardhya Pramesti Regista Cahyani, yang akrab disapa Tata.
Dengan usia 22 tahun, Tata tak hanya menjadi anggota termuda di DPRD Tulungagung, tetapi juga seorang mahasiswi yang tengah berjuang menyelesaikan studinya di Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Tata adalah simbol dari generasi muda yang berani bermimpi besar dan mengambil tindakan nyata. Saat duduk di kursi pelantikan, ada perasaan bangga yang membuncah di hatinya.
"Saya sangat bersyukur akhirnya resmi dilantik sebagai anggota DPRD Tulungagung," ucapnya penuh haru.
Meski di usia yang masih belia, Tata sudah menyadari tanggung jawab besar yang kini dipikulnya sebagai wakil rakyat.
Tinggal di Desa Banyuurip, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Tata merasakan betul tantangan infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan di daerah pilihan (Dapil) 3 yang diwakilinya. Oleh karena itu, salah satu prioritas programnya adalah memperjuangkan perbaikan infrastruktur di daerah tersebut.
"Kita tahu sendiri jika di dapil saya masih banyak infrastruktur yang perlu ditingkatkan. Itu akan menjadi fokus utama saya," tegasnya.
Namun, Tata tidak hanya terpaku pada masalah fisik seperti infrastruktur. Sebagai bagian dari generasi muda yang kreatif, ia juga menaruh perhatian besar pada pengembangan kreativitas anak muda, khususnya di bidang kesenian.
Tata merasa bahwa seniman-seniman muda di Tulungagung seringkali kurang mendapatkan apresiasi yang layak. Ia bertekad untuk memberikan lebih banyak panggung bagi mereka agar bisa mengeksplorasi dan mengekspresikan bakat mereka.
Perjalanan Tata menuju kursi dewan tak lepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat. Ia memahami betul bahwa keberadaannya di DPRD adalah karena dukungan tersebut. Meski menjadi anggota termuda, Tata berjanji akan tetap vokal dan tidak sungkan untuk menyuarakan pendapatnya, bahkan ketika harus berdiskusi dengan senior-seniornya di dewan.
"Saya bisa duduk di sini karena dipercaya rakyat. Tentu saya akan memastikan bahwa apa yang menjadi pikiran mereka harus tersampaikan," ujarnya mantap.
Menariknya, di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Tata juga masih harus menyelesaikan studinya di semester 7 Fakultas Hukum UB Malang. Dengan tekad yang kuat, ia yakin bisa menyeimbangkan antara tugas sebagai mahasiswa dan tanggung jawab sebagai anggota dewan.
"Kuliah tetap lanjut, sembari menyalurkan aspirasi masyarakat di dapil saya. Pada intinya, aspirasi rakyat yang menjadi prioritas saya," tandasnya.
Ardhya Pramesti Regista Cahyani, atau Tata, kini bukan hanya sekadar mahasiswi yang berjuang menyelesaikan skripsinya. Ia adalah contoh nyata bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membentuk masa depan, baik di dunia akademis maupun dalam panggung politik yang lebih luas. (riz/dn)
What's Your Reaction?



