Fuji Dapat Bunga Lemparan Pengantin Pratama Arhan dan Azizah Salsha, Ternyata Ini Maknanya Lho

Pernikahan Pratama Arhan, pesepakbola terkenal, dengan Azizah Salsha, anak anggota DPR RI Andre Rosiade, sukses berlangsung dengan semarak. Acara pernikahan ini dimeriahkan oleh beberapa kerabat dan beberapa rekan artis, termasuk Fuji.

21 Aug 2023 - 08:59
Fuji Dapat Bunga Lemparan Pengantin Pratama Arhan dan Azizah Salsha, Ternyata Ini Maknanya Lho
Azizah Salsha dan Fujianti Utami (Instagram)

Tokyo, (afederasi.com) - Pernikahan Pratama Arhan, pesepakbola terkenal, dengan Azizah Salsha, anak anggota DPR RI Andre Rosiade, sukses berlangsung dengan semarak. Acara pernikahan ini dimeriahkan oleh beberapa kerabat dan beberapa rekan artis, termasuk Fuji.

Fuji, adik Fadly Faisal, juga turut hadir dalam pernikahan Pratama Arhan dan Azizah Salsha di Jepang. Menariknya, pada momen tersebut, Fuji mendapatkan kejutan dengan menerima buket bunga yang dilemparkan oleh pasangan pengantin.

Dalam sebuah video yang dibagikan di akun pribadinya, Fuji bersama teman-temannya terlihat menantikan pelemparan buket bunga tersebut. Namun, alih-alih kepada yang diharapkan, bunga tersebut malah diterima oleh Fuji.

Reaksi warganet pun tak terelakkan. Banyak dari mereka yang berdoa agar Fuji segera menemukan pasangan hidupnya, mengikuti jejak Pratama Arhan dan Azizah Salsha. Tradisi ini mengharapkan orang yang mendapatkan buket bunga akan segera menemukan cinta sejatinya.

Seiring laporan dari Zola, biasanya dalam pernikahan, buket bunga akan dilemparkan oleh pengantin wanita kepada para tamu undangan. Praktik ini sudah ada sejak abad ke-14 di Inggris.

Namun, dalam konteks tersebut, penerima buket bunga dianggap sebagai pengantin berikutnya. Buket bunga ini melambangkan kesuburan dan keberuntungan.

Asal mula tradisi ini terjadi karena dulu, gaun bekas pengantin biasanya menjadi benda magis yang diinginkan oleh orang lain. Wanita lajang bahkan meminta potongan atau sobekan dari gaun tersebut sebagai simbol keberuntungan. Mengingat pada masa itu, gaun pengantin hanya dipakai sekali.

Dengan perkembangan zaman, gaun pengantin mulai disimpan sebagai kenang-kenangan karena biayanya yang mahal. Oleh karena itu, buket bunga dilemparkan sebagai tanda keberuntungan bagi tamu yang mendapatkannya.

Tradisi pelemparan buket bunga terus berlanjut hingga sekarang, baik dalam pernikahan adat maupun modern. Namun, implementasi tradisi ini bervariasi tergantung pada keyakinan dan tradisi keluarga yang bersangkutan. Meski acara pernikahan dijalankan dengan mengikuti adat kuat, pelemparan bunga tetap diadakan dalam beberapa kasus guna menambah kegembiraan acara. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow