Forkopimda Gresik Bersama Partai Politik Deklarasikan Pemilu Damai

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengungkapkan, deklarasi pemilu damai ini merupakan bentuk komitmen setiap stakeholder yang damai, aman, dan lancar pada 2024.

07 Nov 2023 - 17:05
Forkopimda Gresik Bersama Partai Politik Deklarasikan Pemilu Damai
Forkopimda Kabupaten Gresik bersama Partai Politik Politik Peserta Pemilu 2024 saat penandatanganan deklarasi pemilu damai 2024. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Jelang kontestasi pemilihan presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg)  yang tinggal beberapa bulan lagi, Forkopimda Kabupaten Gresik, Jawa Timur beserta partai politik peserta pemilu 2024 mendeklarasikan pemilu damai tahun 2024. Deklarasi Damai ini, diadakan di ruang Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik, Selasa (07/11/2023).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengungkapkan, deklarasi pemilu damai ini merupakan bentuk komitmen setiap stakeholder yang damai, aman, dan lancar pada 2024.

"Kita ketahui bersama, tahun 2024 ini ada pemilihan umum serentak, mulai dari presiden, legislatif, dan kepala daerah. Maka harapannya melalui deklarasi ini mampu menciptakan suasana yang kondusif di kalangan pendukung maupun peserta pemilu," ujar Bu Min sapaan akrab Wabup.

Karenanya, Bu Min mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan menjelang pemilu 2024 maupun sesudah pemilu 2024.

"Dalam mewujudkan hal tersebut, tidak hanya menjadi tugas kepolisian saja. Melainkan perlu kerja sama berbagai pihak. Sehingga, kami berharap agar kita saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi ini," tegasnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. Dirinya menegaskan bahwa lewat deklarasi pemilu damai ini, diharapkan menjadi momentum kesadaran bersama dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Gresik.

"Mari kita jaga dan sukseskan Pemilu 2024 di Kabupaten Gresik ini dengan aman, lancar, damai, dan bermartabat. Bersama-sama, kita hindari isu-isu yang berbau SARA, berita hoax dan bernada provokasi yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat," pungkas AKBP Adhytia.

Selain Forkopimda Kabupaten Gresik bersama DPC partai politik peserta pemilu. Dalam kegiatan ini hadir pula perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow