Firli Bahuri Dituding Mirip Koruptor: Menghindar dari Jurnalis Pasca Pemeriksaan

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana, mengomentari upaya Ketua KPK, Firli Bahuri, yang menghindari jurnalis dengan menutup wajahnya usai diperiksa penyidik Polda Metro Jaya di Bareskrim Polri

17 Nov 2023 - 11:24
Firli Bahuri Dituding Mirip Koruptor: Menghindar dari Jurnalis Pasca Pemeriksaan
Ngumpet Sambil Tutupi Muka, ICW Sebut Gaya Firli Bahuri Kabur dari Wartawan Mirip Tabiat Koruptor. (Suara.com/M Yasir)

Jakarta, (afederasi.com) - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana, mengomentari upaya Ketua KPK, Firli Bahuri, yang menghindari jurnalis dengan menutup wajahnya usai diperiksa penyidik Polda Metro Jaya di Bareskrim Polri.

Kurnia menyebut sikap Firli mirip dengan para pelaku korupsi yang mencari siasat untuk menghindari kejaran jurnalis.

"Mengingatkan masyarakat pada kebiasaan para koruptor. Seperti yang sering tampak di KPK, koruptor yang mengenakan rompi oranye selalu mencari siasat untuk lari dari kejaran jurnalis. Perbedaan diantara keduanya praktis hanya pakaiannya saja, koruptor menggunakan rompi, sedangkan Firli mengenakan batik," ujar Kurnia seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Firli Bahuri sebelumnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Sikap panik Firli yang berusaha bersembunyi dari jurnalis dinilai Kurnia semakin menimbulkan prasangka di masyarakat.

"Mungkin menjurus pada keyakinan, di tengah masyarakat bahwa dirinya memang benar terlibat dalam perkara pemerasan dan pertemuan dengan pihak berperkara. Sebab, jika merasa benar, mengapa sampai ketakutan seperti itu?," tambah Kurnia seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Setelah diperiksa, Firli Bahuri tidak langsung keluar dari Gedung Bareskrim Polri. Terjadi kericuhan antara jurnalis dan Firli yang diduga hendak menghindari sorotan kamera. Firli terlihat berada dalam mobil Hyundai Tucson hitam, berusaha mengumpet sambil menutupi wajahnya dengan tas hitam.

Kurnia menegaskan bahwa ICW mengapresiasi penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK dan berharap agar proses penyelidikan hingga penyidikan tetap profesional, transparan, dan akuntabel. Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai status tersangka dalam kasus pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo.

"Kita masih berproses, dan kami jamin penyidik akan profesional, transparan, akuntabel dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi yang terjadi," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow