Erick Thohir Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum MES: Mengukir Prestasi di Ekonomi Syariah
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia ekonomi syariah.
Jakarta, (afederasi.com) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia ekonomi syariah. Ia baru-baru ini terpilih kembali sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk periode 2023-2025. Keputusan tersebut diambil dalam Musyawarah Nasional ke-VI MES yang berlangsung megah di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta.
Pengangkatan Erick Thohir sebagai Ketua Umum MES tidak terlepas dari peran besar tim formatur yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PP MES. Rapat sembilan anggota tim formatur tersebut memutuskan dengan bulat untuk kembali mempercayakan kepemimpinan Erick dalam menggerakkan ekonomi syariah di Indonesia.
Erick Thohir telah membuktikan kemampuannya sebagai Ketua Umum MES selama periode pertamanya dengan meraih berbagai prestasi gemilang. Salah satu prestasi signifikan adalah upayanya dalam menghapus stigma bahwa bank syariah lebih mahal dalam pricing dibandingkan bank konvensional. Irfan Syauqi Beik, seorang pengamat ekonomi syariah, mencatat prestasi ini sebagai langkah luar biasa dalam mengubah persepsi masyarakat.
Dengan berhasil mengubah pandangan tersebut, Erick Thohir telah membuktikan bahwa bank syariah dapat bersaing secara kompetitif. Bahkan, Bank Syariah Indonesia (BSI), yang merupakan hasil merger dari tiga bank umum syariah, yaitu BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri (BSM), yang didorong oleh Erick, telah memberikan dampak positif pada perbankan syariah nasional. Terutama dalam hal penguatan kapasitas bank syariah dan pengurangan cost of fund.
Selain mengubah citra bank syariah, Erick Thohir juga memainkan peran penting dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) serta dana kelolaan sosial di lingkungan BUMN. Bahkan, ia mengeluarkan instruksi langsung agar program zakat di setiap perusahaan BUMN berkoordinasi dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.
Salah satu contoh keberhasilan dari upaya ini adalah BSI, yang telah secara efektif menunaikan zakat perusahaannya dengan baik. Irfan Syauqi Beik berpendapat bahwa hal ini adalah salah satu prestasi yang patut diapresiasi dan harus terus ditingkatkan. Semua upaya ini bertujuan untuk memajukan ekonomi syariah di Indonesia di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang terbukti mumpuni.(mg-2/mhd)
What's Your Reaction?



