Elektabilitas Prabowo Unggul di Jabar dan Banten, Yusril Ihza Mahendra Calon Cawapres Potensial

Prabowo Subianto, bakal calon presiden (bacapres) diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), memperlihatkan elektabilitas unggul di Jawa Barat (Jabar) dan Banten berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia.

02 Oct 2023 - 10:15
Elektabilitas Prabowo Unggul di Jabar dan Banten, Yusril Ihza Mahendra Calon Cawapres Potensial
Bakal capres Prabowo Subianto usai mengikuti acara deklarasi dukungan kepada dirinya yang dilakukan Partai Gelora di Djakarta Theater, Sabtu (2/9/2023). [Suara.com/Bagaskara]

Jakarta, (afederasi.com) - Menurut hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia, elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, menunjukkan unggul secara signifikan di wilayah Jawa Barat (Jabar) dan Banten jika dibandingkan dengan Anies Rasyid Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Dalam wilayah Jabar, elektabilitas Prabowo mencapai puncak tertinggi sebesar 45,7 persen. Sementara Anies mendapatkan dukungan sekitar 25,4 persen, dan Ganjar sekitar 24 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, menyampaikan bahwa dalam survei tersebut, Prabowo unggul dengan jelas di Jabar. Begitu juga di Banten, Prabowo juga memimpin meski dengan keunggulan yang tidak begitu signifikan dibandingkan dengan Anies, sementara Ganjar tertinggal. Prabowo meraih 38,6 persen, Anies 33,1 persen, dan Ganjar 22,9 persen.

Hasil survei Indikator juga mengungkap sejumlah nama yang dipandang pantas untuk mendampingi bakal calon presiden Prabowo. Berdasarkan survei, nama Yusril Ihza Mahendra muncul sebagai salah satu dari sepuluh nama calon wakil presiden (cawapres) yang dianggap layak mendampingi Prabowo.

Dalam hasil survei Indikator, Yusril diakui sebagai figur bacawapres paling berpengalaman dan dianggap memiliki kecerdasan serta ketajaman berpikir yang tinggi. Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS), Nyarwi Ahmad, menyebutkan bahwa Profesor Yusril adalah seorang profesional dan birokrat teruji sejak era Orde Baru (Orba) hingga era Reformasi, membawa pengalaman yang kaya dalam dunia politik Indonesia.

Menurut Nyarwi Ahmad, Presiden Joko Widodo memiliki pengaruh yang signifikan dalam menentukan siapa yang akan mendampingi Prabowo sebagai cawapres. Keputusan tersebut merupakan hasil dari pertimbangan tingkat elit, dan Jokowi memiliki peran penting sebagai pemimpin di lingkar ketua umum parpol koalisi pemerintah.

Nyarwi menekankan bahwa Jokowi adalah ketua dari para ketua umum partai yang saat ini mendukung pemerintahan, termasuk Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. Jokowi juga pernah secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Yusril untuk menjadi capres atau cawapres, memberikan rekomendasi tersebut dalam Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai Bulan Bintang (PBB) di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi secara tiba-tiba menyatakan dukungannya kepada Yusril untuk menjadi capres atau cawapres dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024-2029. Menurut Jokowi, Yusril memiliki pengalaman yang luas dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk peran tersebut, dan beliau secara sungguh-sungguh memberikan dukungannya.

Jokowi juga berbagi cerita mengenai dukungan yang pernah diberikan oleh PBB pada saat dirinya mengikuti kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo pada tahun 2010. Salah satu partai yang mendukungnya saat itu adalah PBB, dan sebagai bentuk apresiasi, Jokowi menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan kepada Yusril dalam Pilpres mendatang. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow