DPU CKPP Banyuwangi Tingkatkan Infrastruktur Jalan Dukung Perekonomian
Banyuwangi, (afederasi.com) – Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (DPU CKPP) terus berbenah dengan membangun dan merevitalisasi infrastruktur di berbagai sektor guna mendukung peningkatan perekonomian wilayah.
Plt Sekretaris Dinas DPU CKPP Banyuwangi sekaligus Kepala Bidang Bina Marga, Ebta Andharisandi, mengatakan dua pembangunan jalan menggunakan material hotmix untuk mendukung tiga sektor penting sekaligus.
"Pembangunan ini bersifat non-tematik yang mendukung pariwisata seperti Teluk Hijau, Pulau Merah, dan Rajegwesi, serta sektor perikanan dengan adanya TPI Pancer dan TPI Rajegwesi, dan sektor perkebunan tebu," kata Ebta, Selasa (19/11/2024).
Jalan pertama yang dibangun menggunakan hotmix memiliki panjang sekitar lima kilometer, sedangkan yang kedua berjarak kurang lebih dua kilometer. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata, perikanan, dan perkebunan.
Menurut Ebta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memuji capaian progres fisik dan keuangan dari dua paket proyek jalan yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut.
"Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan masyarakat setempat, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala," ujarnya.
Infrastruktur jalan yang mumpuni sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah. Dengan adanya jalan yang baik, mobilitas masyarakat dan distribusi barang menjadi lebih efisien, sehingga dapat mendorong perekonomian lokal.
Peningkatan akses ke destinasi wisata seperti Teluk Hijau, Pulau Merah, dan Rajegwesi, misalnya, dapat menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata Banyuwangi.
Selain itu, infrastruktur jalan yang baik juga penting bagi sektor perikanan dan perkebunan. Dengan adanya akses yang lebih mudah ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pancer dan TPI Rajegwesi, para nelayan dapat dengan cepat dan efisien mengirim hasil tangkapannya ke pasar. Sementara itu, petani tebu akan lebih mudah dalam mengangkut hasil panennya ke pabrik atau tempat pengolahan.
Pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan DPU CKPP Banyuwangi sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya jalan yang lebih baik, diharapkan dapat tercipta peluang ekonomi baru dan meningkatkan daya saing daerah.
Ebta menambahkan bahwa program pembangunan infrastruktur ini akan terus dilanjutkan dengan fokus pada proyek-proyek yang memiliki dampak signifikan bagi masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur di Banyuwangi, termasuk jalan, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung," pungkasnya. (ron)
What's Your Reaction?



